Lakunya Bisnis Olahan Udang di Belitung

\Lakunya Bisnis Olahan Udang di Belitung\
Ilustrasi: (Foto: Okezone)

TANJUNG PANDAN - Belitung adalah salah satu pulau di Indonesia yang terkenal akan hasil lautnya. Tak hanya ikan dan kepiting, daerah ini juga dikenal dengan udang yang juga menjadi ciri khas dari daerah ini.

Namun, meskipun kaya akan udang, daerah ini ternyata masih belum sepenuhnya memanfaatkan potensi tersebut untuk menjual udang olahan. Hal ini pun dapat menjadi salah satu bidikan utama bagi Anda yang berencana untuk mengembangkan bisnis berbasis hasil sektor kelautan.

Hadiyanto, salah seorang pebisnis olahan udang di Belitung mengatakan, saat ini masih terdapat sekira 6 ton kebutuhan udang olahan di Belitung per bulan yang harus dipenuhi. Namun, angka kebutuhan ini belum sepenuhnya terpenuhi oleh pengusaha olahan udang di kawasan tersebut.

"Terasi 6 ton per bulan masuk Belitung. Saya cuma bisa rebut 1,5 ton. Peningkatan banyak untuk permintaan," jelasnya di Belitung, Jumat (23/9/2016).

Menurutnya, bisnis ini memiliki potensi keuntungan yang sangat besar. Sebab, selama ini, dirinya mampu memperoleh omzet hingga Rp80 juta per bulan.

"Saya sudah mempekerjakan karyawan itu 3 orang. Penghasilan mencapai Rp70 hingga Rp80 juta per bulan," imbuhnya.

Salah satu industri olahan yang dapat dikembangkan di kawasan ini adalah industri terasi udang. Banyaknya udang yang diperoleh dengan harga miring serta kecilnya modal yang dibutuhkan menjadi salah satu kesempatan untuk berbisnis pada kawasan ini.

"Kalau terasi kita itu udang yang di fermentasi, bukan udang yang dibusukkan. Jadi untuk 100 kg terasi mentah butuh udang rebon 120 kg. Kalau sudah disangrai bisa menghasilkan 80 kg. Jadi lumayan untuk keuntungan," tutupnya.

(rzy)