Keunggulan Kembangkan Properti Bersama Perusahaan Asing

\Keunggulan Kembangkan Properti Bersama Perusahaan Asing\
Ilustrasi (reuters)

JAKARTA - Lama tak terdengar di publik, salah satu anak usaha dari Alfa Group yakni Alfa Land berkolaborasi dengan Kingland Holding mengembangkan properti mixed-use di Serpong dengan proyek bernama Kingland Avenue.

Managing Director Alfa Land Kurnia Sukrisna mengatakan, bentuk kolaborasi yang diakuinya memiliki komposisi sama besar atau equal tersebut merupakan salah satu strategi anak usaha dari perusahaan pemilik jaringan ritel Alfamart dan Alfamidi ini.

"Kolaborasi memang jadi salah satu strategi kita, salah satunya dengan pengembang properti asing, selama kita ada kecocokan kenapa enggak," kata Kurnia dalam konferensi pers proyek Kingland Avenue, di Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Pengembangan hasil kongsi dari dua perusahaan ini melahirkan anak usaha PT Hong Kong Kingland yang bakal menggarap proyek properti di Serpong itu dengan nilai investasi total Rp5 triliun untuk 5 tower. (Baca juga: Gandeng Alfa Land, Perusahaan Asal Hong Kong Garap Proyek di Serpong)

Kurnia menuturkan, salah satu keuntungan yang bisa didapatkan dari kerjasama dengan pengembang asing adalah membuat semakin luasnya jaringan atau network dari suatu perusahaan, mengingat properti menjadi lini bisnis yang prospektif untuk jangka panjang.

"Pengembang asing di luar sana sangat banyak apalagi di China dan mereka punya banyak network, inilah yang masih terus kita PDKT-kan, namanya bisnis sama siapa saja sama saja, mau dari Hong Kong atau China," kata dia.

Dia pun menambahkan, dalam beberapa waktu ke depan Indonesia diakui akan menjadi tujuan investasi sejumlah pengembang properti besar dari China maupun Hong Kong.

"Pasar properti di sana hampir over, jadi mereka nyari keluar makanya banyak yang akan masuk ke Indonesia, beruntung dilirik oleh pengembang asing," pungkasnya. (fir)

(rhs)