Sederet Hal yang Bisa "Merusak" Budaya Kerja

\Sederet Hal yang Bisa
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

PENDIRI perusahaan punya mimpi tentang perusahaannya yang berkembang di masa depan. Dia menyuntikkan nilai-nilai tersebut pada visi, misi, dan menerapkannya kegiatan kerja setiap hari. Pemimpin perusahaan merancang budaya kantor sebagai salah satu kerangka kerja terpenting karena lingkungan kerja yang baik bisa meningkatkan produktivitas karyawan. Sementara itu, pegawai pasti merasa senang bekerja di perusahaan dengan budaya kerja yang baik. Loyalitas karyawan pada perusahaan akan meningkat.

Sebaliknya, saat pemimpin perusahaan gagal mentransfer nilai-nilai pada karyawan, maka akan tercipta budaya kerja yang buruk. Hal ini akan membuat pegawai tidak betah di kantor. Budaya kerja yang buruk bisa membuat perusahaan kehilangan tenaga kerja berkualitas. Berikut beberapa hal yang bisa “merusak” budaya kerja seperti disarikan dari Fastcompany.com.

Tidak Ada Contoh dari Pemimpin

Pemimpin harus memberi contoh positif pada semua pegawai. Jangan memaksakan budaya kantor budaya kantor bertentangan dengan kepribadian pemimpin perusahaan. Misalnya, ketika seorang pemimpin melihat perusahaan lain yang melakukan kegiatan bersepeda ke kantor menjelang akhir pekan. Kegiatan ini menyenangkan dan membuat pegawai merasa terikat. Kemudian pimpinan mencoba menyontek cara tersebut untuk menciptakan suasana kerja tim yang menyenangkan. Padahal dia bukanlah orang yang suka olahraga. Hal ini tidak akan berhasil.

Budaya perusahaan yang kohesif dimulai dari pemimpinnya. Misalnya, founder Facebook yang membawa suasana kerja santai, dengan memperlihatkan gaya berpakaiannya yang hanya menggunakan kaus hitam sederhana setiap hari. Dia juga mengatur ritme dari perusahaan bernilai USD200 miliar tersebut. Dia mengadakan sesi tanya-jawab dengan staf setiap pekan, memberikan tunjangan besar untuk pegawai, dan memekerjakan banyak pegawai usia muda. Hal ini merupakan pendekatan pada target pasar. Facebook memposisikan diri untuk melayani keinginan dan kebutuhan penggunanya.

Ide besar dari pemimpin perusahaan seharusnya bisa ditularkan kepada semua orang. Mulai dari jajaran direktur, manajer, hingga staf. Jika Anda memimpin sebuah tim di kantor, maka Anda harus menyerap nilai-nilai yang ingin disampaikankan pendiri perusahaan, kemudian memberikan contoh pada staf.

Aturan yang Ditetapkan Tanpa Tujuan dan Pemikiran Umum

Setiap aturan yang diterapkan di kantor haruslah beralasan. Jika tidak, maka akan menimbulkan banyak pertanyaan. Misalnya, saat perusahaan membuat aturan berpakaian rapi di kantor: harus dengan kemeja dan celana bahan. Pembuat aturan harus memberi alasan mengapa pegawai harus berpakaian sangat rapi setiap hari. Apakah pegawai tidak boleh memakai kaus berkerah sesekali? Memangnya karyawan akan bertemu klien setiap hari? Apakah pimpinan sendiri belum bisa memberi alasan kuat untuk mendukung peraturan yang dibuat?

Pimpinan perusahaan hingga level manajer harus bisa menjelaskan setiap aturan yang diterapkan. Pastikan setiap aturan memiliki alasan kuat. Dengan begitu, pegawai mau mengikutinya.

Gagal Menjawab Pertanyaan tentang Budaya Kerja

Perusahaan seperti Google menerapkan budaya kerja yang menyenangkan. Perusahaan membuat kegiatan tim, menyediakan makanan gratis, dan membuat kantor terbuka. Mereka iingin membangun loyalitas pegawai, memotivasi kreativitas, dan membuat setiap karyawan selalu bahagia saat mengerjakan tugas.

Apakah perusahaan tempat Anda bekerja juga harus menerapkan budaya kerja yang sama seperti Google? Belum tentu. Anda tidak bisa hanya menyontek budaya kerja di Google tanpa tahu alasannya.

Ciptakan budaya perusahaan yang benar-benar sesuai dengan Anda. Misalnya, perusahaan menerapkan aturan jam kerja fleksibel terutama untuk tim kreatif yang bisa produktif bekerja saat malam hari. Selain itu, perusahaan membuat aturan coffee break setiap jam tertentu karena tahu tekanan kerja pegawai. Intinya, setiap hal yang diterapkan di kantor harus beralasan.

Membangun Tim yang Salah

Selama ini, banyak perusahaan yang merekrut pegawai dengan melihat kompetensinya saja. Mereka melihat cv, meneliti prestasi dan pengalaman seseorang. Saat pegawai tersebut bekerja, ternyata dia tidak bisa bekerja seiring dan sejalan dengan nilai-nilai perusahaan. Itulah salah satu hal yang bisa merusak budaya kerja di kantor.

Anda bisa melihat bagaimana Zappos menanamkan budaya perusahaan pada pegawai mulai dari masa perekturan. Mereka menyeleksi pegawai yang sesuai dengan budaya perusahaan. Anda juga perlu mencontoh hal baik ini. Misalnya, perusahaan perlu merekrut seseorang ke dalam tim marketing yang memasarkan produk dengan target pasar anak muda. Mungkin Anda harus mengutamakan calon pegawai yang berjiwa muda dan bertalenta.

(kmj)

(rhs)
Live Streaming
Logo

Glossary

  • Abuse of Process

    Suatu aksi yang memboroskan waktu atau yang menggannggu, misalnya mengajukan kembali suatu perkara yang sudah diputuskan oleh pengdilan yang berwenang adalah pemakaian hak sewenang-wenang. Pengadilan itu dapat tinggal diam atau membubarkan aksi yang demikian.

  • Akuisisi

    Penggabungan badan usaha dengan cara menguasai sebagian besar saham badan usaha lain. Dengan akuisisi, dua atau lebih badan usaha tersebut tetap eksis secara hukum dan badan usaha yang menguasai saham paling besar menjadi induk perusahaan yang harus menyajikan laporan keuangan konsolidasi. Jadi, pada prinsipnya saham atau aset dari suatu perusahaan dibeli atau diambil alih oleh pihak lain baik perusahaan atau perorangan.

  • Agen Penjual

    Perusahaan Efek yang ditunjuk sebagai agen untuk menjual saham baru kepada masyarakat.

  • Afiliasi

    Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horisontal maupun vertikal. Hubungan antara pihak dengan pegawai direktur atau komisaris dari pihak tersebut. Hubungan antara perusahaan dengan pihak yang secara langsung atau tidak langsung mengendalikan, dikendalikan, atau di bawah suatu pengendalian dari perusahaan tersebut atau, Hubungan antara perusahaan dengan pemegang saham utama.

  • Agio

    Nilai yang dimaksudkan ke dalam modal sendiri yang berasal dari selisih harga jual dikurangi nilai pari suatu emisi saham yang berasal dari dalam portepel dan dicatat di dalam akun (rekening) tersendiri yang juga bernama AGIO.

  • Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Asset)

    Aktiva nonmoneter yang dapat diidentifikasi dan tidak memiliki wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalam menghasilkan barang atau jasa, disewakan kepada pihak lainnya, atau untuk tujuan administratif.

  • Bad Faith

    Pada umumnya ialah yang bertalian dengan fraud yang sebenarnya atau yang direncanakan, atau maksud untuk menipu atau memalsu; suatu kelalaian atau penolakan dengan sengaja untuk memenuhi suatu kewajiban atau utang. An act in bad faith adalah suatu tindakan yang tidak dipenuhi oleh suatu kekhilafan yang jujur atau karena tidak mengetahui, akan tetapi oleh suatu motif yang jahat atau yang mementingkan diri sendiri.

  • Balance Sheet

    Suatu pernyataan mengenai aktiva dan pasiva sesuatu perusahaan pada suatu waktu tertentu, seperti yang dibedakan dari suatu income statement, yakni yang memberi laporan tentang apa yang telah terjadi selama suatu jangka waktu.

  • Batasan Pada Jaminan Nasabah

    Nilai maksimum dari Efek dan atau saldo kredit yang dapat ditahan oleh Perusahaan Efek sebagai jaminan penyelesaian pesanan terbuka dan kewajiban nasabah lainnya yang tidak termasuk kewajiban dalam Rekening Efek Marjin.

  • Batasan Pada Jaminan Nasabah

    Nilai maksimum dari Efek dan atau saldo kredit yang dapat ditahan oleh Perusahaan Efek sebagai jaminan penyelesaian pesanan terbuka dan kewajiban nasabah lainnya yang tidak termasuk kewajiban dalam Rekening Efek Marjin.

  • Biro Administrasi Efek

    Pihak yang berdasarkan kontrak dengan Emiten melaksanakan pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek.

  • Book-Entry Settlement

    Penyelesaian Transaksi dilakukan dengan mendebit dan mengkredit Efek pada rekening kustodian.

  • Blue Chip

    Saham blue chip atau blue chip Stocks, merupakan saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.

  • Brexit

    Brexit alias British Exit adalah pristiwa kala Inggris meninggalkan zona Uni Eropa

  • Cabotage

    Asal mulanya dari bahasa Prancis, yakni pelayaran melalui pantai seperti yang dibedakan dari pelayaran atau perdagangan samudra. Sekarang dalam dunia pengangkutan udara, adalah operasi-operasi dalam negeri berlainan dengan operasi internasional.

  • Capital, Invested

    Suatu istilah yang kadang-kadang dipakai untuk menggambarkan jumlah uang tunai dan aktiva yang dibayarkan ke dalam suatu perusahaan plus semua surplus yang diperoleh yang dikembalikan kepada perusahaan itu. Jadi, ia adalah suatu sinonim untuk the net worth daripada suatu perusahaan. Biasa juga disebut dengan istilah Kapital yang ditanam.

  • Capital, Equity

    Suatu istilah untuk bagian dari dana yang dipakai dalam suatu perusahaan yang telah ditanamkan atau diinvestasikan oleh para pemiliknya, bukan yang dipinjamkan oleh para kreditur. Secara bebas diartikan, suatu surat efek, seperti saham biasa, yang mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan.

  • Calon Perusahaan Tercatat

    Perseroan Terbatas yang telah mengajukan surat permohonan pencatatan Efeknya di Bursa.

  • Capital Asset Pricing Model (CAPM)

    Suatu teori penetapan harga aktiva dimana tingkat pengembalian dari aktiva atau surat berharga tersebut adalah sebesar tingkat bunga bebas risiko ditambah dengan faktor penyesuaian sebesar risk premium dikalikan dengan risiko sistematik aktiva tersebut.

  • Capital Gain

    Keuntungan yang diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek. Apabila perbedaan tersebut bersifat negatif (rugi) disebut capital loss.

  • Conflict of Interest (benturan kepentingan)

    Perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan dengan kepentingan ekonomis pribadi direktur, komisaris, atau pemegang saham utama perusahaan.

  • Cash flow

    Biasa di sebut aliran kas, merupakan sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan. Dengan kata lain, aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.

  • Capital Expenditure (capex)

    Atau pengeluaran modal, adalah investasi dalam bentuk asset atau infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diperlukan untuk memberikan, memperluas dan atau meningkatkan kualitas layanan public. Nilai buku asset akan disusut (depresiasi) selama umur ekonomisnya yang wajar (kecuali tanah).Yang termasuk Capex antara lain : pembangunan atau pembelian jaringan, server dan PC, perangkat lunak, bangunan, dan tanah.

  • Date of Exportation

    Hari tanggal barang dagangan meninggalkan suatu negara menurut kenyataannya. Pemungut bea biasanya menganggap atau menetapkan harga pasar barang-barang yang diekspor itu sebagai harga pada hari yang tertentu itu.

  • Default (Kelalaian)

    Kekhilafan atau kelalaian untuk melaksanakan atau memenuhi suatu kewajiban atau utang; kelalaian untuk memenuhi suatu utang bilamana sudah habis temponya; terutama yang di bawah kontrak. Misalnya saja kelalaian melakukan pembayaran promisory note, obligasi atau hipotek atau suatu dividen, atau pembayaran bunga atas suatu obligasi atau surat efek lainnya, bilamana sudah habis temponya.

  • Daftar Hasil Kliring Netting (DHK Netting)

    Dokumen elektronik hasil Kliring secara Netting yang dilakukan oleh KPEI yang berisikan hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek yang timbul dari Transaksi Bursa yang terjadi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

  • Daftar Hasil Kliring Netting (DHK Netting)

    Dokumen elektronik hasil Kliring secara Netting yang dilakukan oleh KPEI yang berisikan hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek yang timbul dari Transaksi Bursa yang terjadi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

  • Daftar Kurs Efek (DKE)

    Daftar Kurs Efek (DKE) daftar harian yang diterbitkan bursa efek yang memuat keterangan tentang efek yang tercatat, kurs efek, volume, nilai dan frekuensi transaksi, tawaran beli jual, indeks harga saham dan lain-lain yang berkaitan dengan transaksi bursa.

  • Daftar Kurs Efek (DKE)

    Daftar harian yang diterbitkan bursa efek yang memuat keterangan tentang efek yang tercatat, kurs efek, volume, nilai dan frekuensi transaksi, tawaran beli jual, indeks harga saham dan lain-lain yang berkaitan dengan transaksi bursa.

  • Depresiasi

    Atau penyusutan, adalah alokasi jumlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

  • Debt Ratio

    Merupakan total utang berbanding total aset. Rasio ini mengukur seberapa banyak aset yang dibiayai oleh hutang. Misalnya, rasio hutang 30 persen artinya, 30 persen dari aset dibiayai oleh hutang. Rasio hutang bisa berarti buruk pada situasi ekonomi sulit dan suku bunga tinggi, dimana perusahaan yang memiliki debt rasio yang tinggi dapat mengalami masalah keuangan, namun selama ekonomi baik dan suku bunga rendah maka dapat meningkatkan keuntungan.

  • Eased Off

    Suatu istilah yang dipakai di bursa efek dan komoditi apabila hal itu menunjukkan suatu reduksi atau pengurangan dalam harga-harga itu secara berangsur dan kecil.

  • Earning Asset

    Suatu istilah yang dipakai untuk investasi tertentu yang dibebani bunga modal dan yang diselenggarakan atau dikuasai oleh The Unitede Federal Reserve Banks. Investasi yang demikian dapat berupa uang kertas bank-bank anggota yang terjamin, uang yang didiskontokan untuk bank-bank anggota dan untuk federal reserve banks lainnya, bermacam-macam surat-surat wesel, dan dengan syarat-syarat tertentu, obligasi Amerika Serikat, sertifikat-sertifikat dan surat-surat utang.

  • Efek

    Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.

  • Efek

    Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.

  • Efek Beragun Aset Arus Kas Tetap

    Efek beragun aset arus kas tetap efek beragun aset yang memberikan hak kepada pemegangnya menerima pembayaran dengan jadwal tertentu, walaupun jadual pembayaran tersebut dapat berubah karena keadaan tertentu.

  • Efek Beragun Aset Arus Kas Tidak Tetap

    Efek beragun aset yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima pembayaran secara bersyarat dan dalam jumlah yang tidak tetap.