Pada perdagangan Jumat (26/8/2011), pasar saham Asia merosot karena investor menunggu apakah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke memperkenalkan langkah baru untuk ekonomi AS keluar dari resesi.
Bank sentral Amerika Serikat (AS), the Fed tetap mempertahankan tingkat suku bunga di posisi nol selama dua tahun berturut-turut agar ekonomi negara tersebut dapat tetap tumbuh.
Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bank sentral siap untuk memudahkan kebijakan moneter lebih lanjut jika ekonomi Amerika Serikat (AS) melemah dan inflasi bergerak lebih rendah. Hal ini mengisyaratkan para pembuat kebijakan secara aktif untuk mempertimbangkan stimulus lebih lanjut.
Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/Fed) sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri kebijakan moneter ultra-longgar yang sudah diberlakukan dalam dua tahun terakhir.
Gubernur Bank Sentra Amerika Serikat (Federal Reserve/Fed) Ben Bernanke mengkritisi kebijakan otoritas moneter China yang menaikkan suku bunga acuan perbankan.
Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve/The Fed mengungkapkan bila kebijakan yang dikeluarkan dengan menghabiskan ratusan miliar dolar ke perekonomian dapat meningkatkan pertumbuhan tanpa memicu inflasi.