PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengakui bahwa terbengkalainya proyek-proyek di luar negeri, seperti di Negara Libya dikarenakan faktor keamanan yang belum menentu.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyetujui pembagian deviden kepada pemilik entitas induk 30 persen dari laba perusahaan di 2012 sebesar Rp457 miliar.