Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara year to date total nilai perolehan dari IPO saham 2012 sebesar Rp6,57 triliun dengan jumlah perusahaan tercatat sebanyak 15 emiten. Hasil perolehan tersebut kemungkinan termasuk salah satu yang terkecil dalam lima tahun terakhir.
Sulitnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) terkendala izin yang tak kunjung keluar.
Hingga akhir 2012, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan ada 10 calon emiten yang akan melantai. Oleh karena itu, BEI optimistis angka tersebut dapat naik menjadi 25 emiten pada akhir 2012.
Kementerian BUMN menyatakan jika saat ini seperempat atau sekira 24 persen kapitalisasi yang ada di BEI disumbang dari perusahaan-perusahaan pelat merah.
Aturan BI yang membatasi kepemilikan saham di perbankan Indonesia dinilai akan memacu bank di Tanah Air untuk segera menawarkan sahamnya di bursa efek.