Pemerintah akan mengupayakan perpanjangan komitmen pinjaman siaga (standby loan) dari Bank Dunia. Hal ini untuk mengantisipasi membanjirnya surat utang di pasar internasional dalam rangka menutup kebutuhan pembiayaan anggaran.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakan ketidaktahuannya atas rencana pemerintah dalam memasukkan pinjaman untuk proyek Perusahaan Gas Negara dan Perusahaan Listrik Negara yang hampir berjumlah sebesar Rp12,91 triliun dalam APBN-P 2009.
Pemerintah lebih mempercayai pemerintah daerah (Pemda) dalam memberikan pinjaman atau penerusan pinjaman Subsidiary Loan Agreement (SLA), dibandingkan memberikan pinjaman tersebut kepada Badan Umum Milik Negara (BUMN).