JAKARTA - PT Kokoh Inti Arebama Tbk (KOIN) menganggarkan dana sekira Rp60-75 miliar untuk investasi selama 2008. Dana ini akan dipenuhi dari hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp42,5 miliar, utang perbankan, dan dana internal.
"Dana itu akan digunakan untuk membuka cabang baru, distribusi barang, dan akuisisi perusahaan ritel," kata Direktur Utama Dharmawandi Sutanto, di sela listing perdana di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (9/4/2008).
Pembangunan cabang baru itu antara lain di Kediri, Jawa Tengah, dan beberapa kota lainnya. "Kediri yang paling mendesak," ujarnya.
Saat ini perseroan bergerak di bidang distribusi bahan bangunan, seperti keramik, genteng dan cat. Kokoh inti berencana menjadi ditribusi tunggal dari beberapa produk bangunan. "Mudah-mudahan dalam semester pertama tahun ini, kami bisa merealisasikannya," imbuhnya.
Dia mengatakan, Kokoh Inti juga akan melakukan impor beberapa produk bahan bangunan dari China dan Malaysia. Sehingga, barang yang didistribusikan tidak hanya produk lokal.
Diharapkan, penjualan 2008 bisa tumbuh 40 persen menjadi Rp670 miliar, dari tahun sebelumnya Rp464 miliar. Laba bersih naik dari Rp5 miliar ke Rp15 miliar.