JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana melaksanakan pembelian kembali (buy back) saham perseroan, dimulai pada 4 Maret-4 Juni 2009 dengan nilai buy back sebesar Rp300 miliar.
Selanjutnya, perseroan menunjuk PT Bhakti Securities sebagai perantara pedagang efek. Rencana pembelian kembali saham ini akan disimpan sebagai treasury stock ke depannya.
Hal tersebut disampaikan Group President & CEO Global Mediacom Hary Tanoesoedibjo, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (5/3/2009).
"Dana buy back akan dipenuhi perseroan dari kas internal. Nantinya, saham tersebut dijual kembali setelah kondisi pasar membaik dengan harga terbaik atau pembiayaan dalam bentuk utang yang bersifat ekuitas seperti obligasi tukar dolar. Namun tidak menutup kemungkinan akan digunakan perseroan sebagai alat tukar sebagai investasi perseroan ke depan," tutur Hary.
Perseroan optimistis rencana buy back tidak akan mempengaruhi kegiatan perusahaan. Keyakinan ini berdasarkan laporan keuangan per 30 september 2008 yang mencatat laba bersih sekira Rp459,19 miliar serta aktiva pada posisi Rp13,22 triliun.
Rencana buy back perseroan pun terbukti berimbas positif ke harga saham kode emiten BMTR in iyang berhasil rebound Rp6 atau menguat 4,48 persen ke posisi Rp140 per lembar sahamnya.