JAKARTA - Kontraktor pertambangan, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) membantah berita yang menyebutkan bahwa perseroan akan menambah modal disetor, dengan menjajaki opsi penawaran saham terbatas (right issue).
"Darma Henwa tidak dalam keadaan untuk melakukan penjajakan right issue. Bila hal itu akan dilakukan, maka akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," ungkap Corporate Secretary Muhamad Baskoro, dalam keterbukaan informasi di BEI, Jakarta, Senin (20/4/2009).
Sebelumnya, dikabarkan tahun ini, perseroan akan menambah modal disetor dengan menjajaki opsi right issue. Rencananya, penambahan modal disetor itu seiring dengan langkah perseroan yang berhasil menambah modal dasar dari Rp4 triliun menjadi Rp6 triliun.
Pada perdagangan IHSG sesi kedua, harga saham dengan kode emiten DEWA berhasil melonjak Rp28 atau naik 24,56 persen ke level Rp142 per lembarnya (di mana perseroan terkena auto rejection batas atas).