JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah diprediksi mengalami penguatan kendati terbatas pada Jumat (3/7/2009) akhir pekan.
"Hari ini saya kira nilai tukar rupiah masih di kisaran tipis, Rp10.150-Rp10.200," ujar Kepala Ekonom BNI Tony Prasetyatono, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Menurutnya, hal ini tak lain sebagai dampak dari inflasi yang baru saja diumumkan serta momen pilpres yang akan berlangsung sebentar lagi. "Rupiah cenderung stagnan, namun dengan tren positif. Saya kira semua pelaku pasar menunggu pilpres," jelasnya.
Kendati demikian, dia mengakui belum ada respons signifikan di pasar uang, meski secara umum mereka menyambut baik inflasi yang rendah. Walaupun kondisi tersebut pada dasarnya sudah diantisipasi sebelumnya.
Pada perdagangan kemarin, Kamis (2/7/2009) nilai tukar rupiah ditutup Rp10.150-Rp10.260 per USD atau menguat dibanding perdagangan sebelumnya yakni Rp10.235-Rp10.205 per USD.