JAKARTA - PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) membukukan utang/pinjaman dalam valuta asing (valas) sebesar USD11.045.292 yang tercatat hingga 2009.
Hal tersebut seperti disampaikan Direktur TBLA Winoto Prajitno dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2009).
Adapun utang tersebut terdiri dari utang bank, utang obligasi dan lain-lain. Dengan rincian, per Maret 2009 utang valas perseroan tercatat USD2.563.323 untuk utang sindikasi USD2.265.500 dan utang bank USD297.823.
Per Juni 2009 sub total utang perseroan tercatat USD2.563.323, dengan rincian utang sindikasi USD2.265.500 dan utang bank USD297.823. Per September 2009 sub total utang TBLA tercatat USD2.959.323, dengan rindian utang sindikasi USD2.661.500 dan utang bank USD297.823.
Sementara untuk per Desember 2009, sub total utang valas perseroan tercatat USD2.959.323, dengan rincian utang sindikasi USD2.661.500 dan utang bank USD297.823.
Tunas Baru Lampung sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan.