JAKARTA - Pembukaan perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil rebound delapan poin. Penguatan IHSG ini merupakan imbas positif saham sektor pertambangan yang melonjak, meskipun bursa di kawasan Asia yang cenderung bergerak melemah.
IHSG pun dibuka rebound sebesar 8,141 poin atau setara 0,35 persen dan di level 2.331,377. Sementara itu, nilai perdagangan tercatat sebesar 48,3 juta dengan senilai Rp60,6 miliar, dengan total transaksi baru mencapai 676 kali. Selain itu sebanyak 46 saham menguat, 12 saham melemah, dan 34 saham tercatat stagnan.
Seluruh bursa kawasan Asia Pasifik cenderung bergerak melemah, seperti indeks Nikkei 255 melemah 28,51 poin atau turun 0,28 persen ke posisi 10.328,32 dan indeks Shanghai Composite di China turun tipis 2,351 poin ke posisi 3.409,711. Kemudian, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 68,23 persen ke posisi 20.505,1, dan indeks Straits Times Singapura terkoreksi 14,26 poin ke level 2.644,94.
Sementara itu, di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), penguatan dialami saham-saham sektor pertambangan, yang menguat sebesar 22 poin ke posisi 2.166,91. Sektor perkebunan juga naik 17,39 poin ke posisi 1.676,95.
Indeks LQ45 yang juga naik sebesar 2,922 poin ke posisi 457,337, sedangkan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga menguat 1,994 poin ke posisi 387,21.
Menurut Buletin E-Samuel Securities, masuknya modal asing tersebut membuat IHSG menunjukkan penguatan menembus level 2.323,24 pada penutupan pekan lalu. Dalam seminggu ini, indeks telah menguat sebesar 5,2 persen. "Sentimen positif regional dan global menyambut pemulihan ekonomi global membuat investor terus memperkuat posisinya di investasi saham," ungkap keterangan tersebut, Jakarta, Senin (3/8/2009).
Saham-saham yang dibuka menguat atau top gainer, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp450 ke posisi Rp29.750, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menguat Rp300 menjadi Rp19.600, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga menguat ke Rp26.600, dan PT International Nickel Indonesia naik Rp100 ke posisi Rp4.400.
Sedangkan, saham-saham yang dibuka melemah atau top loser, antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp100 ke posisi Rp11.500, PT Jakarta Int I Hotel & Dev Tbk (JIHD) turun Rp80 ke posisi Rp520, PT Budi Acid Jaya Tbk (BUDI) melemah Rp10 menjadi Rp230, dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun Rp10 ke posisi Rp630.
(Candra Setya Santoso)