JAKARTA - Penutupan indeks harga saham gabungan (IHSG) sesi kedua sore ini masih mempertahankan penguatannya sejak sesi pertama siang tadi. Saham sektor pertambangan yang masih merajai penguatan hari ini.
IHSG pada perdagangan Selasa (4/8/2009) pun tercatat naik 21,297 poin atau naik 0,91 persen dan kembali menyentuh level tertingginya sejak Juli 2009 ke 2.360,094. Tak jauh beda dengan IHSG, indeks LQ45 bullish 4,481 poin ke posisi 463,115 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 4,123 poin ke posisi 390,849.
Nilai perdagangan ditutup sebanyak 13,873 miliar lembar saham senilai Rp7,967 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 139.605 kali transaksi. Terdapat 105 saham yang menguat, 85 saham melemah, dan 68 saham terpantau stagnan.
Sore ini, pergerakan bursa regional cenderung bergerak mixed seperti indeks Nikkei 255 naik 22,54 poin atau setara 0,22 persen ke posisi 10.375,01, indeks Shanghai Composite di China juga menguat 8,85 poin ke posisi 3.471,44. Sementara itu indeks Hang Seng terkoreksi 10,83 poin ke posisi 20.796,43 dan indeks Straits Times Singapura turun 30,57 poin ke level 2.651,07.
Terpantau, saham-saham sektor pertambangan bullish 45,1 poin ke 2.200,05, disusul saham sektor perkebunan yang menguat 21,69 poin ke posisi 1.673, membawa sentimen positi terhadap indeks saham hari ini.
Saham-saham yang ditutup menguat, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.350 menjadi Rp27.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp850 ke posisi Rp15.300, PT Astra International Tbk (ASII) rebound Rp650 ke Rp31.050, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp500 ke posisi Rp42.500, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp400 ke posisi Rp13.950.
Sementara saham-saham yang ditutup melemah, antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke posisi Rp9.350, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) rebound Rp300 ke Rp8.000, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melemah Rp150 ke Rp3.800, PT Medco energi International (MEDC) turun Rp125 ke posisi Rp3.200, dan PT Centris Multi Persada P Tbk (CMPP) turun Rp100 ke posisi Rp365.
(Candra Setya Santoso)