JAKARTA - Pertamina Geothermal Energy (PGE) tengah mencari pinjaman sebesar USD800 juta hingga USD1 miliar untuk pembangunana PLTP sebesar 1.000 MW yang rencananya mulai dibangun 2010 dan hingga 2014. Adapun kebutuhan dana secara keseluruhan untuk pembangunan tersebut sekira USD3 miliar.
"Dengan asumsi investasi panas bumi USD3 juta per 1 MW, jadi untuk mengembangkan 1.000 MW dibutuhkan USD 3 miliar," ujar Direktur Utama PGE Abadi Purnomo, di Kantor Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/8/2009).
Untuk tahun ini, belanja modal PGE mencapai USD130 juta yang akan dialokasikan untuk menyiapkan infrastruktur dan melakukan pengeboran di Lumut Balai, Ulubelu, dan Sungai Penuh.
"Tahun depan kita akan menambah sumur hingga di atas 30 sumur, investasinya sebesar USD 250 juta," pungkasnya.
(Rani Hardjanti)