Dua Pengurus Hipmi Ikut Delegasi Asia 21

, Jurnalis
Senin 12 Oktober 2009 15:10 WIB
Logo Hipmi. Dok Hipmi
Share :

JAKARTA - Dua pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) terpilih mewakili Indonesia dalam pertemuan tokoh-tokoh muda se-Asia Pasifik, mereka adalah Bendahara Umum Hipmi Novita Dewi dan Ketua Badan Pengurus Pusat Silmy Karim.

Seperti diungkapkan dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (12/10/2009), Asia 21 ini akan membahas strategi penanganan bagi beragam permasalahan mendasar di kawasan dalam semangat meningkatkan kesejahteraan dan memperkecil kesenjangan.

Asia 21 mengumpulkan pemimpin dan tokoh muda di Asia Pasifik untuk meningkatkan hubungan "people-to-people" di kawasan dalam menjawab tantangan zaman yang tidak bisa lagi hanya mengandalkan hubungan antar pemerintah. Anggota Asia 21 pun dipilih berdasarkan undangan khusus dan melalui tahapan seleksi yang ketat dan cukup panjang.

"Kami di Hipmi sangat bangga, karena ini bukti Indonesia semakin dihormati dan dibutuhkan di masa yang akan datang. Komitmen keduanya akan cukup berat ke depannya, tapi dengan 30.000 rekan yang siap membantu kami yakin banyak lagi anggota HIPMI yang bisa dipilih Asia 21," kata Ketua Umum BPP Hipmi Erwin Aksa.

Pertemuan tahunan yang dinamakan Asia 21 Summit 2009 akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada 20-22 November 2009. Dalam pertemuan tersebut delegasi Asia 21 akan membahas topik utama mengenai bab baru peranan dan tantantan pemimpin muda di Asia Pasifik pascakrisis ekonomi dunia.

"Sangat melegakan bahwa Indonesia cukup siap dalam regenerasi kepemimpinan. Dengan lingkungan yang mendukung, pendidikan yang memadai, dan kepedulian sosial yang tinggi, siapapun baik pria maupun wanita bisa mencapai prestasi puncak asal mau berperan," tambah Erwin.

Novita dan Silmy terpilih setelah menyisihkan pebisnis, pekerja sosial, tokoh politik muda dari negara-negara Asia Pasifik lainnya yang dikenal memiliki misi dan kontribusi nyata terhadap perbaikan kehidupan masyarakat di daerahnya.

Menurut Erwin, terpilihnya kedua tokoh HIPMI membuktikan bahwa anggota HIPMI bukan saja memikirkan bisnis dan dagang, melainkan juga didorong untuk berperan secara luas dalam sosial, budaya dan politik, di Indonesia dan dunia internasional.

Novita Dewi, menurut dokumen penilaian Asia 21, terpilih karena keberhasilannya dalam membangun bisnis sekaligus berorganisasi. Selain itu, dia memilih sektor kesehatan sebagai bidang usaha. Padahal sektor kesehatan terbilang sektor yang cukup sulit dan ketinggalan dibandingkan sektor usaha lainnya.

Sedangkan Silmy Karim dikenal sebagai tokoh muda yang aktif berperan dalam kegiatan dan organisasi kepemudaan dan pengkaderan pemimpin. Lulusan Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) ini sekarang juga dipercaya sebagai wakil sekretaris Badan Restruksturisasi dan Pengalihan Bisnis TNI. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya