JAKARTA - PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk berencana menawarkan saham perdana (initial public offering/IPO) paling lambat Desember 2009. Perusahaan yang memproduksi pelat baja canai (hot rolled coal) itu akan melepas 1 miliar saham atau 12,2 persen dari total sahamnya, dengan nilai nominal Rp100 setiap sahamnya, harga penawaran sebesar Rp130-160 per saham.
"Dana hasil penawaran ini, sekira 70 persen atau setara Rp95,48 miliar akan digunakan untuk membayar utang perseroan kepada Stemcor (SEA) Ltd Ltd dan sisanya akan digunakan untuk penambahan modal kami," ungkap prospektus ringkas yang dipublikasikan manajemen perseroan, di Jakarta, Kamis (5/11/2009).
Penjamin emisi IPO tersebut adalah PT Dinamika Usahajaya. Direktur Utama Dinamika Usahajaya Kris S Widjojo mengatakan, telah mengirimkan proposal ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam- LK) dan kini sedang menunggu persetujuan dari otoritas pasar modal itu.
Hingga saat ini, baru ada delapan perusahaan yang mencatatkan sahamnya, di antaranya PT Sumber Alfa Trijaya Tbk (AMRT), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Batavia Proeperindo Finance Tbk (BPFI), PT Inovisi Infracom Tbk (INVS), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), dan PT Katarina Utama Tbk (RINA).
(Candra Setya Santoso)