Biaya Eksplorasi Antam Capai Rp9,9 Miliar

Candra Setya Santoso, Jurnalis
Jum'at 13 November 2009 10:19 WIB
Foto: Majalah Tambang
Share :

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kegiatan eksplorasi biaya ekplorasi selama bulan Oktober 2009 mencapai Rp9,9 miliar, yang meliputi sejumlah ekplorasi pada komoditas nikel, emas, bauksit dan batubara.

Seperti dikutip dalam keterangan tertulis perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Jumat (13/11/2009), untuk komoditas nikel eksplorasinya dilakukan pada daerah Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara. "Kegiatan eksplorasi nikel di daerah Buli dan Maluku Utara meliputi pemboran, logging core, percontoan core, pengukuran grid, pengukuran topografi, pengukuran SG dan MC serta check drill," ungkapnya.

Sementara itu untuk kegiatan di Sulawesi Tenggara, ANTM melakukan pemboran, logging core, percontoan core, pemetaan dan pengukuran grid pada daerah Mandiodo, Lasolo dan Lalindu Selatan. "Total biaya eksplorasi nikel mencapai Rp2,1 miliar," ujarnya.

Sementara itu, untuk kegiatan eksplorasi emas dilaksanakan di Batangasai-Jambi, Pongkor, dan Papandayan-Jawa Barat, Cibaliung-Banten, Ajibarang-Jawa Tengah, Wowoni-Sulawesi Tenggara, Mao Batuisi-Sulawesi Barat dan Oksibil-Papua. "Kegiatan eksplorasi di Batangasai-Jambi meliputi Pemetaan Geologi Detil (PGD), hand auger, bukaan/ paritan, percontoan soil, batuan, petrografi/ mineragrafi, XRD dan FI, melakukan pemerian singkapan dan geofisika IP," ungkap keterangan tersebut.

Kegiatan eksplorasi di Pulau Jawa dilakukan pada beberapa daerah di antaranya daerah Pongkor-Jawa Barat meliputi PGD, logging core, hand auger, percontoan soil dan core, pemboran, pengukuran lintasan bor dan geofisika. Selain itu pada daerah prospek Papandayan-Jawa Barat, Antam melakukan kegiatan PGD, bukaan/ paritan, hand auger, percontoan batuan serta soil dan pengukuran lintasan. "Pada daerah Cibaliung-Banten, Antam melakukan PGD, bukaan, percontoan," katanya.

Untuk daerah Wowoni-Sulawesi Tenggara, Antam berfokus pada PGD, bukaan dan percontoan batuan. Pada lokasi Mao Batuisi-Sulawesi Barat, Antam melakukan PGD, bukaan, percontoan batuan, logging, pemboran, pengukuran lintasan, pengukuran polygon dan pengukuran sungai.

Pada daerah Oksibil-Papua, Antam melakukan kegiatan eksplorasi tahap awal dengan melakukan Pemetaan Geologi Semi Detil (PGSD), Pemetaan Geologi Regional (PGR), stream sediment dan percontoan batuan. "Total biaya eksplorasi emas mencapai Rp6 miliar," katanya.

Eksplorasi bauksit dilaksanakan di daerah Kalimantan Barat yakni Mempawah, Landak, Tayan dan Munggu Pasir. Kegiatan eksplorasi di Mempawah dan Landak mencakup pengukuran grid 50 m, pengukuran topografi, test pitting 25 m dan 400 m dan percontoan.

Untuk kegiatan eksplorasi di Tayan mencakup pengukuran grid, pengukuran polygon, test pitting dan percontoan sementara itu kegiatan di Munggu Pasir meliputi pengukuran grid, pengukuran topografi, test pitting 50 m dan 25 m dan percontoan. "Total biaya eksplorasi bauksit mencapai Rp1,5 miliar," katanya.

Sedangkan perseroan melakukan aktivitas eksplorasi di Muara Tebo-Jambi di antaranya PGR, PGSD, pengukuran lintasan, percontoan core, georadar dan geofisika resistivity dengan total biaya mencapai Rp275,5 juta.

(Candra Setya Santoso)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya