JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi siang masih berhasil beranjak dari zona merah, bila dibandingkan sesi pembukaan pagi tadi. Indeks saham melonjak 23,029 poin atau setara 0,96 persen ke level 2.416,548.
Kendati demikian, pergerakan saham di beberapa sektor terpantau mengalami koreksi pada Senin (30/11/2009) siang ini. Seperti saham di sektor perkebunan yang naik 23,54 poin, sektor perbankan naik tipis 0,45 poin, dan sektor manufaktur naik 3,02 poin. Selain itu, sektor pertambangan memimpin penguatan paling tajam hingga siang ini yang naik 49,31 poin. Sedangkan sektor konsumer malah turun tipis 1,67 poin. Sejumlah emiten grup raksasa seperti saham Grup Bakrie dan Astra cenderung melemah.
Indeks LQ45 naik 5,673 poin ke posisi 476,465, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) melemah 6,922 poin ke posisi 398,79. Nilai perdagangan ditutup sebanyak 2,626 miliar lembar saham senilai Rp2,315 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 47.060 kali transaksi. Terdapat 54 saham yang menguat, 75 saham melemah, dan 65 saham stagnan.
Menurut buletin CIMB iTrader, bursa global turun dalam pada Jumat kemarin karena krisis Dubai yang dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino global. "IHSG yang libur pada Jumat kemarin, sepertinya harus rela mengalami koreksi hari ini disaat bursa lain perlahan-lahan mulai rebound. Sepertinya level 2.336 menjadi target level hari ini," ungkap buletin tersebut.
Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah Rp150 ke Rp7.500, PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) terkoreksi Rp125 ke posisi Rp2.775, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp100 menjadi Rp10.200, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp100 ke posisi Rp10.850.
Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Bristol-Myers Squibb Indonesia Tbk (SQBI) menguat Rp15.800 ke level Rp95.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.450 ke Rp28.650, PT Astra International Tbk (ASII) menanjak Rp700 ke posisi Rp32.700, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp600 menjadi Rp22.700.
(Candra Setya Santoso)