JAKARTA - Sejumlah wartawan dari media televisi dan elektronik sempat bentrok dengan pihak keamanan. Pasalnya, Sri Mulyani enggan berkomentar soal Kasus Bank Century.
Peristiwa ini terjadi dalam acara Investor Summit and Capital Market Expo 2009 bertajuk "Strategi Investasi di Pasar Modal Indonesia 2009", di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (2/12/2009).
Awalnya, wartawan mewawancarai Sri Mulyani mengenai penonaktifan dirinya terkait kasus Bank Centry. Namun tidak sedikit kata pun yang terurai. Lalu, terjadi aksi dorong-dorongan yang berujung bentrok antara wartawan, ajudan Menkeu dan polisi yang mengamankan Sri Mulyani.
Sejumlah polisi pun terlibat adu mulut dengan para wartawan yang meliput, yang kemudian polisi tersebut mendorong wartawan yang akan meliput.
"Bu ngomong dong soal Bank Century, jangan diam saja, kita butuh quotation," tukas salah satu cameraman televisi swasta.
Namun, akhirnya wanita yang masuk dalam jajaran orang paling berpengaruh versi majalan Forbes ini, mau berkomentar soal Bank Century.
Dia mengatakan, mendukung penuh panitia hak angket dalam menyelesaikan kisruhnya kasus Bank Century. Dia pun menghormati adanya hak angket tersebut. "Untuk hak angket kita hormati dan transparan, serta meneliti semua aspek yang berimbang. Kita hormati itu, kan sudah diatur undang-undang dan dilihat dari sisi objektif," ujar Sri. (ade)
(Rani Hardjanti)