Krisis, Bank Syariah Justru Paling Tangguh

Arif Sinaga, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2009 13:10 WIB
Foto : Koran SI.
Share :

JAKARTA - Perbankan syariah terbukti tangguh dalam menghadapi krisis ekonomi dunia yang telah mengkaramkan bank-bank konvensional. Pada semester I-2008 hingga pertengahan 2009, terbukti pasar keuangan syariah internasional mampu bertahan, bahkan semakin eksis mengalahkan pasar keuangan konvensional. Apalagi ceruk pasar syariah Indonesia saat ini masih besar.

Direktur Direktorat Internasioanl Bank Indonesia (BI) Arlyana Abubakar mengatakan, Indonesia berpeluang menjadi tujuan investasi dan mendapatkan pembiayaan dari pasar keuangan syariah global.

Menurut Arlyana, faktor pendorong tingginya pasar keuangan syariah di Indonesia adalah besarnya populasi penduduk yang mencapai lebih dari 224 juta, tingginya GDP per kapita USD2.271, stabilnya kondisi fundamental makroekonomi, membaiknya indeks persepsi iklim investasi Indonesia, serta kawasan Asia sebagai Islamic Financial Club.

"Pada Islamic Finansial Market, Indonesia termasuk dalam kluster ke-III bersama Brunei, Turkey, Qatar, Afrika Selatan, dan Maroko. Sedangkan pasar keuangan syariah global masih dipimpin Malaysia 23 persen, Saudi Arabia 19 persen, dan Kuwait sembilan persen," jelas Arlyana, pada Forum Riset Perbankan Syariah 2009, di Gedung BI, Jakarta, Selasa (8/12/2009).

Namun Arlyana mengakui, perkembangan pasar keuangan syariah di Indonesia masih belum optimal. Data BI menyebutkan, share asset perbankan syariah masih 2,4 persen, share reksadana syariah 3,79 persen, dan share Islamic capital market baru mencapai empat persen.

Sementara diidentifikasi beberapa hambatan bagi pasar keuangan syariah antara lain belum terdapat strategi komprehensif pengembangan pasar keuangan syariah, keterbatasan jenis instrumen serta rendahnya pengetahuan masyarakat akan produk-produk syariah.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya