JAKARTA - Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan bergerak stabil pada perdagangan hari ini, Rabu (23/12/2009). Hanya saja, rupiah masih sangat dimungkinkan untuk mengalami pelemahan.
"Rupiah nampaknya masih akan stabil saja," kata analis valas Toni Mariano kepada okezone di Jakarta.
Potensi terjadinya pelemahan rupiah adalah karena dolar yang memang tengah mengalami penguatan. Dimana pergerakan dolar terhadap yen berhasil melanjutkan penguatannya hingga mencapai level tertinggi sepanjang tujuh pekan terakhir.
Sementara itu, terhadap euro, dolar menguat 0,4 persen ke level 1.4282 yang merupakan level terendah sejak 4 September, seiring harapan meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS pada 2010, di tengah volume perdagangan yang sepi seiring dimulainya musim liburan natal dan tahun baru.
Ditambah lagi dengan panjangnya kasus Bank Century di Pansus DPR. Yang diakui sejumlah analis dan ekonom menimbulkan keraguan investor untuk masuk ke pasar Indonesia.
"Tapi kisaran perdagangan nampaknya tidak akan jauh dari perdagangan sebelumnya," katanya.
Sebelumnya, pada perdagangan kemarin, Selasa (22/12/2009) rupiah ditutup di level Rp9.473,5 per USD atau bergerak stabil dibanding perdagangan awal pekan 21 Desember kemarin, di level Rp9.490-Rp9.460 per USD. Diindikasikan Bank Indonesia (BI) menjaga rupiah. Pasalnya, dolar dalam tren menguat, kendati hal tersebut sulit dibuktikan.
(Candra Setya Santoso)