JAKARTA - PT Bakrie Development Tbk (ELTY) memprediksikan jika laba bersihnya (net provit) untuk 2009 akan mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan laba bersih tahun 2008 sebelumnya.
"Net profit kita akan turun," kata Dirut ELTY Hiramsyah S Thayib, saat ditemui di sela acara paparan publik Pembangunan Perumahan, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (11/1/2010).
Dijelaskannya, hal ini karena perseroan mendapatkan forex gain pada 2008 dari Limitless. Padahal, dijelaskannya laba operasional perseroan akan mengalami kenaikan pada 2009. "Ada forex gain di 2008, tapi laba operasinya meningkat," tambahnya.
Sementara untuk revenue, tidak akan berbeda jauh dari 2008. "Jika meningkat tidak akan jauh, dan jika turun juga tidak akan jauh," ungkapnya.
Sementara untuk 2010 ini, perseroan menargetkan pendapatannya tumbuh sekira 20-30 persen dari realisasi 2009 lalu. Sedangkan untuk biaya proyek 2010 ini, perseroan bakal menganggarkan dana sebesar Rp1,5 triliun, untuk proyek properti dan jalan tolnya.
Sumber dananya berasal dari kas internal, perbankan, dan obligasi. Di mana saat ini perseroan sudah mendapatkan standby loan dari tujuh bank antara lain BNI dan BRI. Selain itu, dia juga menjelaskan jika perseroan akan menerbitkan obligasi sebesar Rp1 triliun pada kuartal I-2010 ini.
"Underwriter 2-3 minggu lagi, sekira Rp2 triliun, tapi akan bertahap, sekira Rp1 triliun pada kuartal I, untuk menimbangi kas internal dan dana perbankan," tukasnya.
(Candra Setya Santoso)