Saham di Asia Ikutan Melempem

Candra Setya Santoso, Jurnalis
Senin 08 Februari 2010 14:53 WIB
Foto: Corbis
Share :

SHANGHAI - Pasar saham di Asia kembali melemah, setelah Wall Street mencatatkan dropnya saham selama empat minggu terakhir. Ini terjadi di tengah kekhawatiran masalah utang di benua Eropa seperti Portugal, Yunani, dan Spanyol.

Risk aversion yang tinggi membuat sejumlah investor keluar sejenak dari bursa saham di Asia, meskipun penurunan terlalu dalam dinilai berlebihan, karena yang selama ini menggerakkan ekonomi global datang dari Asia menggantikan powerhouse lama seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Speerti dikutip dari Associated Press, Senin (8/2/2010), sementara itu di Jepang, perusahaan-perusahaan eksportir kebanyakan turun karena khawatir pasar ekspor akan terganggu. Saham elektronik seperti Canon melemah satu persen dan Panasonic anjlok hingga lima persen, sehingga membawa indeks Nikkei 225 ditutup terparah hampir dua bulan terakhir yang jatuh 1,1 persen, atau setara 105,27 poin ke level 9,951.82. Itu adalah level terendah sejak 10 Desember ketika Nikkei berakhir pada 9,862.82.

Sejumlah eksportir pun juga khawatir terkena imbas negatif dari mata uang yen yang mulai kuat, sehingga dapat mengikis keuntungan mereka di luar negeri.

Kabar lainnya datang dari Toyota, yang sahamnya mulai rebound setelah Presiden Toyota meminta maaf dan menerima semua kritik terhadap recall produk miliknya, serta akan membuat komite khusus untuk menangani masalah ini. Namun sayangnya sahamnya jatuh kembali hingga 0,9 persen.

Di Korea, masalah muncul di Group Kumho Asiana setelah pemilik group menolak permintaan kreditur yang meminta tambahan kolateral saham. Saham di China juga jatuh pada perdagangan hari ini, sejumlah investor tetap melakukan perdagangannya lapangan menjelang Tahun Baru Imlek hari libur, yang dimulai Sabtu.

Sementara, bursa regional bergerak melemah, antara lain indeks Nikkei 255 melemah 105,27 poin atau setara 1,05 persen ke posisi 9.951,82, indeks Shanghai Composite di China turun 4,228 poin ke posisi 2.935,174, dan indeks Hang Seng terpangkas 84,14 poin ke posisi 19.580,94. Begitu pula indeks Seoul Composite juga turun 14,33 poin ke level 1.552,79.

(Candra Setya Santoso)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya