JAKARTA - Ada tiga pesan penting yang diberikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar kepada perusahaan migas pelat merah PT Pertamina (Persero).
Pesan tersebut disampaikannya saat sambutan pelantikan direksi Pertamina, di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (19/2/2010), di mana dirinya mengatakan bila pesannya tersebut untuk memperkuat dampak ketahanan nasional.
Ketiga pesan tersebut yakni pertama, adanya investasi baru di dengan menemukan lapangan baru, serta mengakuisisi lapangan yang ada. "Ini untuk target produksi. Hulu penting karena crude tulang punggung di sektor migas," katanya.
Kedua, meremajakan kilang-kilang pengolahan dan meningkatkan kehandalan kilang-kilang tersebut. Serta ketiga, investasi baru infrastruktur untuk BBM dan elpiji.
"Hilir harus dikembangkan juga karena menyentuh hajat hidup masyarakat banyak sebagai end usser. Sehingga berpengaruh pada citra Pertamina," tandasnya.
Selain itu, dia berharap Pertamina bisa menjawab tantangan kompetisi di tingkat global. Di mana penetrasi pasar internasional yang sudah dilakukan hulu di negara, avtur di luar negeri, dan pelumas harus dipertahanakan.
"Peningkatan kinerja hanya bisa tranformasi integral dengan pelaksanaan GCG. Program transformasi Pertamina ini merupakan inisiatif pencitraan juga," jelasnya.
Di bawah kepemimpinan Karen, dia berharap, bila semua jajaran direksi yang juga selaku pimpinan Pertamina bisa berkerja lebih solid dan kompak dengan menjaga asas kehati-hatian.
"Lingkungan sudah berubah, tuntutan dunia usaha dan masyarakat meningkat dan dinamis sehingga profesionalisme, dan sikap enggak puas. Dukung Pertamina untuk mencapai visi dan misi perusahaan dan jadi kebanggaan di dunia internasional," pungkasnya.