IHSG Langsung Ngedrop Setelah Nama Boediono & Sri Mulyani Disebut

Candra Setya Santoso, Jurnalis
Rabu 24 Februari 2010 09:41 WIB
Foto: Koran SI.
Share :

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka langsung anjlok cukup dalam setelah dikepung sentimen negatif, baik dari internal maupun eksternal. Dari dalam negeri, hasil pandangan akhir fraksi-fraksi mengenai Bank Century masih menjadi sorotan investor.

Apalagi dua nama pejabat yang selama ini menjadi indikator pasar, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono disebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas pengucuran dana talangan Rp6,7 triliun. Sementara dari eksternal, pasar regional tengah tidak bersahabat. Akibatnya, saham-saham unggulan cenderung melandai.
 
Indeks saham pada pembukaan perdagangan Rabu (24/2/2010) pagi anjlok 21,423 poin atau setara 0,83 persen ke level 2.562,228. Sementara itu indeks LQ45 melemah 5,332 poin ke posisi 498,211 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga terpangkas 4,305 poin ke posisi 415,211.

Volume perdagangan saham pagi sudah tercatat sebanyak 62,2 juta lembar saham senilai Rp55,4 miliar dengan saham yang dibuka menguat langsung sebanyak lima jenis saham, melemah 70 jenis saham, dan stagnan 25 jenis saham.

Pergerakan IHSG kali ini yang melemah dikarena dari faktor eksternal dan internal, di mana saham-saham dari beberapa sektor seluruhnya tercatat terkoreksi. Di mana pelemahan terbesar dipimpin dari sektor pertambangan sebesar 29,03 poin dan sektor perkebunan sebesar 28,85 poin.

Saham yang dibuka menguat atau top gainer, seperti PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) naik Rp70 ke Rp570, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) naik Rp50 menjadi Rp7.900, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat Rp50 menjadi Rp5.700, dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menguat Rp20 ke posisi Rp34.

Saham-saham yang dibuka melemah atau top loser, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) terkoreksi Rp650 ke Rp36.250, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp550 ke posisi Rp31.200, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp500 ke Rp24.200.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya