JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat menyatakan, kemungkinan besar beberapa sektor industri seperti keramik, kaca dan baja tidak akan mengalami pengurangan pasokan gas oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN).
"Kalau untuk pengurangan gas 20 persen, Insya Allah teratasi. Saya belum bisa bicara banyak, karena instansi yang berkempentingan sedang membicarakan hal ini dengan serius," ujar Hidayat, di Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Menurutnya, dirinya tidak perlu bertemu dengan PGN terlebih dahulu karena mereka sendiri sedang melakukan pembicaraan.
"Mungkin, untuk pemangkasan itu enggak jadi. Kalau keramik, kaca dan baja, mudah-mudahan tidak akan dikurangi. Tapi kalau pupuk masih ada waktu untuk mengaturnya," ucapnya.
Hidayat pun menuturkan, pihaknya juga sedang mengupayakan agar tidak melakukan impor gas.
"Tapi untuk selanjutnya, mungkin kita juga memikirkan alternatif untuk impor gas. Receiving terminal juga harus dibangun dalam waktu dua tahun. Sekarang saya sedang tuntut untuk tidak impor gas dulu. Yang akan mengkoordinasikan masalah gas ini adalah Menko Perekonomian, karena dia menguasai hal itu," pungkasnya.