Ketua Bapepam: Jual MDS, MPPA Bisa Gembos

J Erna, Jurnalis
Jum'at 12 Maret 2010 15:26 WIB
Salah Satu Gerai Matahari. Foto: Ade/okezone.com
Share :

JAKARTA - Penggunaan penjualan PT Matahari Departement Store (MDS) yang sebagian besar digunakan untuk membayar utang PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dinilai memiliki potensi risiko.

Pasalnya, selama ini MDS memberi kontribusi yang besar bagi pendapatan MPPA. “Ada risiko, ada potensi bahwa dengan menjual MDS, MPPA itu bisa gembos. Ini kemungkinan,” ujar Ketua Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany, di Jakarta, Jumat (12/3/2010).

Karena itu, dia berharap, hal itu menjadi salah satu pertimbangan pemegang saham untuk menyetujui atau membatalkan menjual MDS. Hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah rencana pembagian dividen senilai Rp1 triliun.

Hal itu karena pembagian dividen bersifat jangka pendek, sedangkan penjualan MDS bersifat jangka panjang. “Kalau pembagian dividen dari hasil penjualan itu, ya jelaskan supaya bisa dikontrol. Jadi, banyak yang harus mereka pertimbangkan,” imbuhnya.

Berdasarkan penjelasan manajemen MPPA sebelumnya, dana tunai penjualan MDS tersebut sebanyak Rp900 miliar dialokasikan untuk modal kerja, berupa pengembangan usaha terutama Matahari Food Business (MBS), melalui Hypermart dengan mempercepat pembangunan sejumlah toko.

Sedangkan, senilai Rp3,4 triliun digunakan untuk pengurangan pinjaman MPPA ke sejumlah bank. “Total pinjaman kami sebesar Rp4 triliun-Rp4,3 triliun, yang akan kami bayar Rp3,4 triliun,” kata Presiden Direktur MPPA Benjamin J Mailool.

Menurut dia, pembayaran utang tersebut dapat mereduksi beban bunga yang ditanggung perusahaan minimal Rp400 miliar per tahun. Sementara itu, sisa penggunaan dana tunai sebesar Rp1 triliun akan dialokasikan untuk pembagian dividen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya