Bank Mandiri Tidak Berani Naikan Suku Bunga

Andina Meryani, Jurnalis
Senin 22 Maret 2010 19:12 WIB
Direktur Utama PT Bank Mandiri TbkAgus Martowardojo. Foto: Koran SI
Share :

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Agus Martowardojo menyatakan pihaknya tidak berani untuk menaikkan suku bunga bank untuk tahun ini karena terkendala masalah risiko premium.

Pasalnya, beberapa nasabah perusahaan kecil terancam dengan adanya Asean-China Free Trade Agreement (CAFTA) sehingga risikonya besar. Namun dirinya tidak menampik kemungkinan untuk adanya penyesuaian suku bunga lagi pada tahun ini.

"Tidak berani menaikkan karena premium risikonya tinggi," ujarnya saat paparan publik laporan keuangan triwulan IV/2009, di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/3/2010).

Dikatakannya bahwa sepanjang 2009 lalu, Mandiri telah menurunkan bunga kredit sebanyak 130 poin sebanyak 5 kali yaitu bulan Januari, April, Juni, Agustus, dan November. Dengan kisaran penurunan diantaranya 0,25 - 0,5 persen.

Adapun posisi suku bunga di akhir tahun 2008 tercatat 11,6 persen yang kemudian menjad 9,29 persen di akhir tahun 2009.

"Sepanjang tahun lalu penurunan bunga sebanyak 130 basis poin, kalau nanti ada penyesuaian kita akan sesuaikan," tambahnya.

Menurutnya, kebijakan bank Mandiri untuk menurunkan suku bunga tersebut sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional dan penurunan biaya dana. Namun, perhitungan suku bunga tersebut perlu juga memperhatikan empat hal yaitu cost of money, premium risiko, over head cost dan keuntungan yang ingin dicapai. (wdi)


(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya