JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI/Persero) akan membuka cabang di Shanghai, China. Untuk pembukaan cabang di sana BMRI membutuhkan MOU antara Bank Indonesia (BI) dengan otoritas perbankan di Shanghai.
"Apabila MoU telah ditandatangani, maka akan dilaksanakan proses lebih lanjut," ujar Direktur Utama BMRI Zulkifli Zaini kepada wartawan dalam paparan publik laporan keuangan triwulan II-2010 BMRI, di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (23/7/2010).
Menurutnya, pembukaan cabang di Shanghai diperkirakan tidak terlalu lama. BMRI diperkirakan akan dapat membuka cabang di sana sebelum akhir tahun atau pada Desember 2010.
"Sedangkan untuk pembukaan cabang di Malaysia, memang saat ini BMRI memiliki enam kantor creditence di Kuala Lumpur Malaysia, namun kami ingin tingkatkan statusnya menjadi cabang. Kami telah mengajukan kepada Bank Negara Malaysia untuk rencana ini," tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, rencana pembukaan cabang di Malaysia sedang dikaji. Akan tetapi, Bank Negara Malaysia hanya mengijinkan untuk melakukan subsidering dan bukan pembukaan cabang seperti yang BMRI inginkan.
"Kami telah diberikan waktu dua tahun. Saat ini kami telah mengkaji apakah tetap ingin membuka cabang di sana atau subsidering seperti yang mereka inginkan," tambahnya.