JAKARTA - Nilai tukar rupiah dibuka stabil di kisaran level Rp9.000-an per USD. Pergerakan rupiah menentukan keseimbangan baru, masih kuatnya arus modal asing mestinya bisa membawa rupiah menembus level di bawah Rp9.000 per USD.
"Pada perdagangan hari ini, kami perkirakan rupiah akan sedikit melemah ke kisaran Rp9.010 sampai Rp9.020 per USD karena harga USD yang cukup murah saat ini," ujar analis Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih, dalam buletin yang dipublikasikan, di Jakarta, Kamis (29/7/2010).
Pada perdagangan kemarin, nilai tukar rupiah sempat menembus level di bawah Rp9.000 per USD, tetapi tidak bertahan dan ditutup di Rp9.005 per USD (kurs tengah Bloomberg). Penguatan rupiah ini sejalan dengan penguatan yen dan beberapa mata uang kuat Asia lain.
Penguatan juga terjadi pada sebagian bursa Asia lain termasuk IHSG yang ditutup naik ke 3.057,48. Sementara itu harga minyak mentah juga melemah, harga minyak kembali turun ke USD76,99 per barel.
(Candra Setya Santoso)