JAKARTA - Usai menembus rekor baru kemarin, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya bakal mulai terbatas. Libur panjang menyambut hari raya Idul Fitri tampaknya memicu investor untuk mulai menahan diri.
"Hari ini kami perkirakan euforia rally indeks mungkin akan terbatas. Libur panjang lebaran akan membuat investor menahan diri terlebih dahulu," jelas analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono kepada okezone di Jakarta.
Apalagi, dia melanjutkan kondisi bursa regional yang masih fluktuatif sekarang ini bakal menjadi penghambat penguatan indeks. Menurutnya, kisaran support-resistance untuk IHSG hari ini ada di 3.189-3.230.
Walau demikian, dia menjelaskan jika Indonesia sebenarnya tengah diliputi sentimen positif. Menguatnya indeks didukung oleh aliran dana asing yang masih masuk ke pasar Indonesia. Prospek perekonomian Indonesia yang ditopang oleh konsumsi dalam negeri yang terus meningkat, disamping juga stabilnya tingkat suku bunga menyebabkan indeks masih terus merambat naik.
Sementara eTrading Securities menuturkan jika indeks saham bakal mencoba untuk kembali mencetak rekor dengan mengkaji level 3.241 pada hari ini. "IHSG telah menembus resistance di kisaran level 3.164 dan ditutup di kisaran resistance dua di level 3.212, pada hari ini IHSG bergerak di kisaran 3.164-3.241," jelasnya.
Di mana saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT United Tractor Tbk (UNTR) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
(Widi Agustian)