Gubernur Riau: Listrik di Riau Masih Sangat Jelek!

Wilda Asmarini, Jurnalis
Jum'at 15 Oktober 2010 17:38 WIB
ilustrasi. foto: Koran SI
Share :

JAKARTA - Propinsi Riau disebutkan baru akan bebas pemadaman listrik pada 2016 mendatang, segera setelah proyek PLTU 2x100 MW di Riau rampung.

Gubernur Riau Rusli Zainal berharap proyek pembangkit yang merupakan bagian dari proyek 10 ribu MW tahap I itu bisa memperbaiki kondisi kelistrikan di Riau yang masih buruk saat ini.

"Listrik di Riau itu masih sangat jelek, elektrifikasi baru sebesar 42,62 persen, masih di bawah rata-rata elektrifikasi nasional yaitu 66 persen," ungkap Rusli dalam sebuah diskusi di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (15/10/2010).

Padahal, lanjutnya, propinsinya itu kini sangat membutuhkan pasokan listrik karena pertumbuhan kebutuhan permintaan energi listrik di Riau rata-rata sebesar 12 persen per tahun.

Apalagi menurutnya sebagai penghasil minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) terbesar nasional yakni berkontribusi 38 persen dari produksi nasional, tentunya kebutuhan akan listrik merupakan hal yang penting. Khusus untuk kebutuhan listrik produsen CPO menurutnya membutuhkan sekira 2.000 MW.

Tapi untungnya, katanya, para produsen CPO itu telah memiliki pembangkit sendiri, sehingga tidak terlalu bergantung pada PT PLN. "Bisa dibayangkan, dengan kondisi listrik seperti sekarang ini, mana bisa PLN sediakan sebanyak itu?" tukasnya.

Sekadar mengingatkan, proyek PLTU Riau 2x100 MW itu baru dimasukkan ke dalam proyek 10 ribu MW Tahap I pada 2009. Proyek tersebut pun ditargetkan rampung pada 2013-2014.

Sementara untuk lokasi pembangunan pembangkit, menurut Direktur Utama PLN Dahlan Iskan beberapa waktu lalu, kemungkinan bakal dibangun di daerah Dumai.

Saat ini, Riau telah memiliki sebanyak lima pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebanyak 190,8 MW. Kelima pembangkit tersebut antara lain PLTA Koto Panjang berkapasitas 114 MW, PLTG Teluk Lembu sebesar 43,3 MW, PLTD Teluk Lembu sebesar 7,5 MW, PLTD Dumai/Bagan Besar sebesar 8 MW, dan PLTG Riau Power sebesar 20 MW.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya