JAKARTA - PT Citra Marga Nusa Phala Tbk (CMNP) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) di 2011 sebesar Rp500 miliar. Dana tersebut sebagian besar akan digunakan untuk penyelesaian proyek jalan tol Ruas Depok-Antasari yang dikerjakan oleh anak usaha perseroan PT Citra Wasputoa.
"Sisanya sebesar Rp50 miliar akan digunakan untuk dana periodic maintenance berupa preservasi (pemeliharaan jalan tol) pertahunnya," ujar Direktur Keuangan CMNP Indrawan Sumantri kepada wartawan saat acara Public Ekspose dan Konferensi Pers di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Rabu (3/11/2010).
Dana tersebut sebagian akan diambil dari kas internal yang dimiliki perseroan dimana saat ini dana yang tersedia dalam internal cash perseroan sebesar Rp300 miliar.
"Namun, perseroan tidak menggunakan keseluruhan internal cash. Untuk itu di semester II-2010, perseroan berencana untuk menambah pendanaan (raising fund). Namun detailnya belum bisa dikatakan sekarang," tambahnya.
Menurutnya, hal tersebut karena detail raising fund tersebut tengah dikaji perseroan. Dengan persentase utang terhadap EBITDA saat ini yang berada di 1,73 persen dan utang jangka pendek perseroan yang tak sampai Rp30 miliar, maka perseroan bisa melakukan raising fund hingga Rp1,5 triliun lagi atau empat kali EBITDA lagi.
"Kita sedang mengkaji apakah melalui penerbitan bond (obligasi), Medium Term Notes, ataukah melalui penerbitan right issue. Rencana raising fund akan dilakukan semester II-2011 dan saat ini kita sedang pelajari pricing dan kondisi market di tahun depan. Makanya sebelumnya kami meminta persetujuan kepada komisaris terkait bentuk instrumennya," jelasnya.
Untuk anak usaha, Citra Marga Surabaya, lanjutnya, perseroan memperkirakan sejak pembangunan ruas tol SS Waru-Juanda yang selesai dan mulai dioperasikan di 2009, perseroan menargetkan dapat mencapai titik impas (break event point/BEP) pada 12 tahun mendatang.
"Perkiraan tersebut jika ruas tol Waru-Juanda tetap single destination seperti saat ini. Karena tujuan pengguna jalan tol Waru-Juanda sebagai akses ke Bandara saja dan jika perbaikan akses dari/ke jalan arteri antar jalan Ahmad Yani dan jalan tol di lokasi Simpang Susun Waru dan koneksitas jalan tol dan arteri Tol Surabaya-Mojokerto, Jalan MERR (Middle Eastern Ring Road) Poros Raya Kenjeran-Pondok Tjandra, percepatannya selesai, maka diperkirakan akan menambah volume kendaraan yang melintas menjadi 25 ribu kendaraan per harinya. Artinya BEP bisa lebih cepat dari 12 tahun," pungkasnya.
Sekadar informasi, berdasarkan laporan keuangan konsolidasi per September 2010 (unaudited), pendapatan CMNP dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meningkat 24,71 persen menjadi Rp552 miliar.
Adapun laba bersih perseroan per September 2010 dibandingkan September 2009 meningkat 398 persen menjadi Rp480,348 miliar. Nilai kapitalisasi pasar perseroan per 29 Oktober 2010 sebesar Rp3,02 triliun.