AirAsia Tambah 20% Kursi Penerbangan

Koran SI, Jurnalis
Rabu 22 Desember 2010 07:24 WIB
AirAsia. Foto: Reuters
Share :

JAKARTA - Maskapi PT AirAsia Indonesia (IAA) menambah jumlah kursi penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada musim liburan akhir tahun, yaitu Natal dan Tahun Baru. Jika tahun lalu, AirAsia hanya menyediakan 240.000 kursi, maka tahun ini jumlah kursi penerbangan ditambah 20 persen menjadi 310.000 kursi.

“Hal ini juga terkait dengan penambahan 27.000 kursi penerbangan mulai 17 Desember lalu hingga 23 Januari 2011 mendatang. Ini merupakan layanan ekstra dari AirAsia untuk mengangkut para pelanggannya,”kata Presiden Direktur IAA Dharmadi di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan, 27.000 kursi tambahan tersebut tersebar untuk rute penerbangan Jakarta-Singapura dengan tambahan 5.940 kursi, Jakarta-Denpasar dengan 14.220 kursi, dan Denpasar-Perth sebanyak 6.840 kursi.Menurut Dharmadi, ketiga rute penerbangan itu mencatatkan jumlah penumpang yang paling banyak pada musim liburan tahun lalu.

“Dibandingkan rute penerbangan lain, rute ini memang paling besar jumlah penumpangnya. Sebagian besar penumpang menghabiskan masa liburannya di Denpasar, Singapura dan Perth,” ungkap dia.

Sementara itu, maskapai penerbangan yang berpusat di Malaysia itu kemarin menyepakati kerja sama dengan PT Bali Widya Dirgantara selaku pengelola sekolah penerbangan Bali International Flight Academy (BIFA) untuk menerima pilot-pilot lulusan BIFA.

“Kerja sama ini akan dilakukan selama satu tahun ke depan dan dapat diperpanjang kemudian sesuai dengan kebutuhan pilot di AirAsia Indonesia,”paparnya.

Hingga 2012, AirAsia perlu menambah sekitar 40 pilot untuk mengoperasikan armada pesawat Airbus A320. Saat ini,AirAsia memiliki 180 pilot yang sebelumnya berasal dari berbagai maskapai lain.

“Jika satu pesawat Airbus membutuhkan 10 pilot,maka di tahun 2011 sedikitnya kami membutuhkan 20 pilot untuk mengoperasikan seluruh armada Airbus kami,” ujarnya.

Komisaris Utama PT Bali Widya Dirgantara Robby Djohan mengatakan, pihaknya dapat menghasilkan sekitar 80 pilot setiap tahun. BIFA yang didirikan awal 2009,kata Robby,memiliki impian untuk menghadirkan pilot profesional dengan taraf internasional.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya