JAKARTA - Indonesia kembali menjadi ketua ASEAN di 2011, dengan tujuan memperkokoh forum kerja sama secara internal sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap kemajuan masyarakat dunia.
Maka dari itu, Indonesia diharapkan bisa menjaga kredibilitas dan relevansi ASEAN di tengah perkembangan dunia saat ini.
"Sekaligus menegaskan peran positif ASEAN dalam pembangunan masyarakat dunia dan pada saat yang sama mengedepankan kepentingan nasional kita,” ungkap Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu saat konferensi pers ASEAN dan Kepemimpinan Indonesia 2011, di Jakarta, Selasa (18/1/2011).
Selain itu, secara internal kerja sama ASEAN memang memainkan peranan yang semakin penting bagi anggotanya. Perdagangan intra ASEAN misalnya, mewakili sekira 25 persen dari total perdagangan ASEAN.
Hal lain yang perlu dicatat adalah ASEAN merupakan sumber utama wisatawan asing bagi sesama negara anggotanya. Untuk Indonesia sendiri, baik dari perdagangan, investasi, maupun wisatawan telah mengalami peningkatan integrasi dengan ASEAN dan negara lain seperti RRC, India, dan Korea.
"Kira-kira perdagangan ASEAN, antara negara ASEAN sendiri sekira 25 persen dengan pertumbuhan 20 persen-an di luar tahun 2009 saat krisis dan 75 persen dilakukan dengan non-ASEAN. Kira-kira 60 persen perdagangan terjadi atara negara Asia Timur. Kalau kita lihat jumlah wisatawan yang ada di ASEAN itu 30 juta yang datang dari negara ASEAN juga," bebernya.