Latinusa Bagi Dividen Final Rp25,23 Miliar

Widi Agustian, Jurnalis
Rabu 30 Maret 2011 12:12 WIB
Ilustrasi. Foto: Corbis
Share :

JAKARTA - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) membagi dividen final sebesar 33,84 persen atau Rp25,23 miliar dari laba bersih yang dihasilkan perseroan sebesar Rp74,57 miliar pada 2010.

"Perseroan akan membayar dividen final pada 12 Mei 2011," ujar Direktur Utama NIKL, Ardhiman TA usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Hotel Gren Melia, Jakarta, Rabu (30/3/2011).

Lalu sebesar Rp5 miliar atau 6,70 persen dari laba bersih akan digunakan sebagai cadangan wajib. Sementara sisa sekira Rp44,34 miliar atau 59,46 persen akan ditetapkan sebagai cadangan umum.

NIKL mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 80,5 persen menjadi Rp74,58 triliun pada 2010 dibandingkan dengan 2009 yang sebesar Rp41,9 miliar.

Kenaikan laba bersih ini didukung oleh penjualan bersih yang meningkat jadi Rp1,36 triliun dari sebelumnya yang sebesar Rp1,18 triliun. Alhasil, laba kotor perusahaan juga naik jadi Rp185 miliar dari sebelumnya Rp153,98 miliar.

Laba usaha anak usaha dari PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) ini pun melonjak menjadi Rp77 miliar dari sebelumnya Rp66,9 miliar.

Perseroan juga mencatatkan kenaikan pendapatan bunga menjadi Rp8,3 miliar dari sebelumnya Rp2,2 miliar. Laba atas penjualan aset juga naik jadi Rp14,65 miliar dari sebelumnya Rp3,5 miliar dan rugi kurs juga semakin menipis jadi Rp444 juta dari sebelumnya rugi Rp7 miliar.

Di samping itu, perusahaan yang dikenal dengan Latinusa ini juga berhasil meningkatkan asetnya jadi Rp917,66 miliar dari sebelumnya Rp608,33 miliar.

Ardhiman juga menuturkan, dana hasil penawaran umum saham perdana telah digunakan sebesar Rp23,83 miliar. Lalu sisa hasil penawaran umum saham perdana sebesar Rp133,91 miliar belum digunakan dan masih ditempatkan dideposito. "Seluruh dana tersebut akan digunakan untuk keperluan revamping project," ucapnya.

Dalam RUPST ini juga mengangkat Yoshiaki Shimada sebagai Komisaris Utama menggantikan Akio Migita, Keiichiro Kawaguchi sebagai komisaris menggantikan Hiroyuki Migita, Teguh P Slamet sebagai komisaris independen menggantikan Zulkarnain, dan Slamet Gunawan sebagai direktur keuangan dan umum menggantikan Erwin.

Dengan demikian, susunan dewan komisaris menjadi Komisaris Utama dijabat oleh Yoshiaki Shimada, Komisaris dijabat oleh Sukandar, Keiichiro Kawaguchi, Yukio Nakano, dan Komisaris Independen dijabat oleh Fauzi Aziz dan Teguh Slamet.

Sementara susunan direksi antara lain Direktur Utama dijabat oleh Ardhiman TA, Wakil Direktur Utama dijabat Yoshimitsu Honda, Direktur Komersial dijabat R Suprapto Indroprayitno, Direktur Operasi dijabat Himawan Turatmo, dan Direktur Keuangan dijabat oleh Slamet Gunawan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya