JAKARTA - Untuk membangun instalasi jaringan gas kota dibutuhkan dana setidaknya Rp50 miliar untuk satu kota, dengan asumsi kira-kira 4.000 sambungan rumah tangga.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno usai membuka peresmian pemanfaatan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga tahun 2010 dan penandatangan nota kesepahaman alokasi pasokan gas bumi untuk rumah tangga tahun 2011, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/4/2011).
Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur gas bumi ke sektor rumah tangga segera dilaksanakan. Dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang harganya terus mengalami kenaikan. "Kalau bisa pembangunannya dipercepat, sehingga masyarakat bisa memperoleh energi yang murah, bersih dan aman," ujarnya.
Sedangkan untuk instalasi, dia menambahkan tiap rumah tangga akan dikenakan biaya sebesar Rp1 juta.
Di tempat yang sama, Kepala Bapeda DKI Jakarta, Sarwo Handayani menyambut baik rencana penyaluran jaringan gas bumi dan berharap rumah tangga dapat memperoleh harga bahan bakar lebih murah dibadingkan dengan LPG. Selain itu, juga untuk mengurangi penggunaan BBM karena masalah harga dan kendala pasokan.
(Widi Agustian)