Produk Impor Indonesia Terkendala Dumping

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Senin 11 April 2011 12:33 WIB
Ilustrasi. Foto: Tangguh Putra/okezone
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF)Bambang PS Brojonegoro mengakui ada permasalahan dumping pada beberapa produk impor Indonesia saat ini.

Menurut dia, dari koordinasi para menteri saat ini, memang ada permasalahan dumping terhadap produk impor, dan saat ini sedang memasuki tahap pembahasan solusi.

"Dari perdagangan, saya nyatakan ada dumping. Ini kan urusan pemerintah," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/4/2011).

Sementara dari BKF, jelas Bambang, pihaknya sedang mengkaji untuk mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai antidumping bagi produk impor Indonesia. Namun demikian substansi mengenai PMK tersebut masih harus dibahas dalam dalam pembicaraan tingkat menteri.

"Kita masih tunggu bahasan setara menteri dulu. Nanti, jadi permintaannya adalah mau dibahas pada tingkat menteri dulu," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah menyampaikan pembahasan mengenai penerbitan PMK terkait pengenaan bea masuk anti dumping untuk komoditas terigu masih dalam tahap finalisasi di tim tarif.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, pemerintah akan merespons dengan cepat jika memang benar ada negara-negara yang menerapkan dumping pada produk-produk ekspornya ke Indonesia.

"Yang utama kalau ada produk-produk yang sengaja di dumping dan membahayakan industri nasional kalau hal tersebut terjadi di Indonesia, pemerintah perlu merespons dengan mengeluarkan kebijakan antidumping, " tegasnya.

Sekadar informasi, Forum Komonikasi Asosiasi Industri Nasional (FKAIN) meminta Menteri Keuangan untuk segera mengeluarkan PMK soal pengenaan bea masuk anti dumping terhadap Impor Tepung Gandum/ terigu dengan HS 1101.00.10.00.

PMK-nya menurut asosiasi tersebut belum juga terbit, padahal pengenaan bea masuk antidumping sudah menjadi keputusan dalam rapat pleno di BKF pada Juli 2010. Asosiasi tersebut berdalih tertundanya kebijakan ini telah menyebabkan industri terigu nasional khususnya yang kecil terpuruk.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya