Investasi Waralaba Beton Butuh Hingga Rp5 Miliar

Yuni Astutik, Jurnalis
Senin 25 April 2011 13:24 WIB
Ilustrasi. Foto: Corbis
Share :

JAKARTA - PT Holcim Indonesia Tbk (SCMB) melalui anak usahanya PT Holcim Beton meluncurkan peluang waralaba beton pertama dengan nilai investasi untuk setiap investor Rp4 miliar-Rp5 miliar.

"Uang tersebut nantinya untuk batching plant, serta lima buah truk mixer. Selain itu investor mendapatkan Support dan training serta yang terpenting adalah brand dari Holcim," ungkap Franchise manager Holcim Beton, Oktavianto Harmadi saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (25/4/2011).

Dijelaskannya, setiap satu waralaba ini akan memproduksi beton dengan kebutuhan sekira 5-10 ribu ton semen perbulan per pabrik yang akan disuplai dari Holcim. Hingga saat ini, sudah dua investor yang bergabung, yaitu PT Triputra perkasa Sejati dari Probolinggo, Jawa Timur dan PT Karya Wira Beton, Solo, Jawa Tengah.

"Untuk tahun ini kita menargetkan ada lima investor yang bergabung, dan itu berasal dari Pulau Jawa dan Bali. Namun tidak menutup juga untuk luar pulau Jawa yang ingin bergabung," jelasnya.

Adapun aturan dari setiap pabrik yang dibangun adalah memiliki jarak 15 km dari satu pabrik dengan pabrik yang lainnya. "Namun, jika ternyata satu kota sudah ada pabrik, dan ada yang ingin menambah lagi, semuanya dikembalikan kepada investor masing-masing," terangnya.

Untuk tiga hingga lima tahun ke depan, Holcim Beton akan terus meningkatkan jumlah investor yang bergabung dalam bisnis ini. Namun dijelaskannya, ada hal yang menjadi petimbangan dalam pemilihan lokasi, seperti daerah misalnya akan dilihat perkembangannya terutama untuk wilayah kabupaten.

"Saat ini yang sedang berjalan adalah wilayah Bali. Selama ini pasar Wilayah Jawa merupakan kondisi dengan pasar terkuat. Sudah banyak yang ingin seperti wilayah Sumatera dan Kalimantan, namun harus dikaji lagi," tuturnya.

Adapun waralaba beton tersebut memberikan kontribusi peningkatan penjualan yang meningkat hingga 10 persen dibanding 2010. "Adanya peningkatan penjualan 10-20 persen setiap tahun dengan adanya warlaba ini," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya