2011, MAPI Bayar Kredit Sindikasi Rp100 Miliar

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Rabu 27 April 2011 17:06 WIB
Ilustrasi. Foto: Ade/okezone
Share :

JAKARTA - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berencana untuk membayar kredit sindikasi sebesar Rp100 miliar pada 2011 ini.

"Untuk tahun ini kita berencana untuk bayar kredit sindikasi sebesar Rp100 miliar yang biasanya kita bayarkan setahun dua kali, yaitu pada Juni dan Desember. Jadi setiap Juni dan Desember kita bayar sebesar Rp50 miliar," ungkap Corporate Secretary MAPI Fetty Kwartati, di Jakarta,Rabu (27/4/2011).

Untuk kredit sindikasi MAPI sendiri jatuh tempo pada Juni 2012. Jadi bisa dikatakan perseroan memiliki waktu tiga kali pembayaran sampai Juni 2012, yang artinya jumlah kredit sindikasi perseroan mencapai Rp150 miliar.

Sekedar informasi, posisi utang MAPI hingga saat ini adalah sebesar Rp977 miliar. Dimana sebesar Rp300 miliar merupakan utang obligasi,Rp667 miliar merupakan campuran antara pinjaman bank dan kredit sindikasi.

"Dengan kita melunasi utang kredit sindikasi pada tahun ini sebesar Rp100 miliar,posisi utang pada akhir 2011 menjadi Rp877 miliar. Untuk kredit sindikasi,kita akan melunasi kepada 13 bank lokal dan asing di antaranya Standard Chartered Bank, Mizoho bank, Bank Danamon dan lain-lain," paparnya.

Fetty pun menuturkan untuk melakukan pembayaran kredit sindikasi ini sumber dananya dari kas internal,dimana adapun posisi kas internal hingga akhir Maret 2011 ini sebesar Rp134 miliar.

Selain itu, MAPI pun anggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini sebesar Rp350 miliar-Rp400 miliar. Sampai saat ini, sampai kuartal-I 2011 dana capex tersebut sudah terpakai sebesar 25 persen.

Capex tersebut akan digunakan oleh perseroan untuk rencana ekspansi sebanyak 40 ribu m2. Lalu,strategi yang akan digunakan perseroan adalah fokus pada target market menengah dan menengah ke atas. Lalu memaksimalkan potensi dari merek-merek yang sudah ada dan secara selektif menambah merek yang melengkapi portofolio usaha MAPI dan penetrasi ke luar Jakarta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya