JAKARTA - Deputi Bidang infratruktur dan Logistik Kementerian BUMN, Sumaryanto Widyatin menyambut baik pertemuan yang dilakukan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan CEO JPMorgan Chase & Co Jamie Dimon.
"Saya pro terhadap solusi terobosan. JPMorgan itu kan bank investasi. Nanti kan bisa membantu bagaimana mengatasi permasalahan eksekusi pembangunan yang terhambat," ungkapnya saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (4/5/2011).
Dirinya menjelaskan, Kementerian BUMN sendiri akan berpartisipasi secara aktif untuk pembangunan infrastruktur. "Kementerian BUMN akan aktif me-reform. BUMN sendiri sekarang kan sudah mulai terbuka dan transparan," terangnya.
Sebagai informasi, pertemuan antara Presiden SBY dengan CEO JPMorgan Chase & Co Jamie Dimon tersebut membuahkan beberapa hasil. Di antaranya adalah menyinggung Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan, misi utama yang dibawakan oleh Presiden, pemerintah akan memfinalisasi MP3EI. Pemerintah minta agar bank-bank besar seperti JPMorgan memberikan partisipasinya dalam program tersebut.
"Kalau bisa bantuan. Karena ini kan kebutuhan dananya tidak kecil. BUMN saja sudah diminta untuk melakukan pembiayaan sebesar USD100 miliar dari Rp835 triliun. Belum lagi yang non BUMN dan yang dari luar negeri. (Program) Ini kan semua perlu pinjaman itu saya rasa peran dari JPMorgan," ujar Gita.