DEPOK - PT BPD Jabar Banten Tbk (BJBR) cabang Depok hingga kini sudah memiliki 42 ribu nasabah. Namun hal itu dinilai masih terlampau sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Depok yang mencapai 1,5 juta jiwa.
Hal itu diungkapkan oleh Pimpinan Cabang BJB Depok Wawan Indrawan yang mengakui bahwa nasabahnya masih sedikit jika dibandingkan bank lain. Hal itu, kata dia, tak dipungkiri akibat faktor masyarakat Depok yang dinamis dan bekerja di ibukota Jakarta.
“Kalau malam hari, penduduk Depok lengkap kalau pada malam hari, kalau siang hari mereka semua kerja di Jakarta, dan tak heran pasti mereka sudah memiliki rekening di bank lain di Jakarta atau Depok,” katanya usai acara HUT BJB ke 50, Depok, Jumat (20/05/11).
Karena itu, tahun ini pihaknya menargetkan akan mampu meraih 15 ribu nasabah baru. Caranya, adalah dengan menggencarkan sosialisasi program serta membentuk tim gerilya untuk menarik nasabah.
“Kami ada yang namanya tim gerilya, tim marketing, jadi pakai motor sambil mengenalkan program kami kepada calon nasabah baru, bahwa bank kami beda lho, suku bunganya cenderung lebih rendah dari bank lain,” tegasnya.
Idealnya, lanjutnya, BJB Depok sudah harus memiliki 300 ribu nasabah baru. Untuk menarik hati para nasabah, pihaknya terus menggelar kegiatan lainnya seperti door prize membagikan mobil bagi nasabah yang beruntung.
“Karena kami tak bisa ikut teriak-teriak di televisi untuk iklan, dan kami jujur adalah bank yang sering menjadi sponsorship, kami optimis bias menambah 15 ribu nasabah,” tandasnya.
Total aset BJB Depok per 15 Mei mencapai Rp750 miliar, dan ditargetkan akan mampu mencapai Rp1 trilyiun. Pengucuran kredit yang dilakukan oleh BJB Depok setiap tahun mencapai Rp 475 miliar.
(Widi Agustian)