Regulasi Hambat Pertumbuhan Ritel

Sandra Karina, Jurnalis
Minggu 22 Mei 2011 16:10 WIB
Ilustrasi, Corbis
Share :

BANGKOK - Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo) menilai, kebijakan yang terlalu banyak dikeluarkan oleh pemerintah dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan industri ritel nasional.

Ketua Umum Aprindo Pudjianto mengatakan, kebijakan pemerintah tersebut adalah terutama yang terkait dengan ijin usaha. Bahkan, kata dia, pengusaha ritel nasional harus mengeluarkan biaya lebih dari Rp24 juta untuk mengurus ijin-ijin usaha. Kondisi itu, kata dia, yang membedakan antara ritel di Indonesia dan Thailand.  

“Di Thailand ada kebebasan, mungkin dari sisi regulasi. Tapi saya tidak tahu regulasi secara rincinya seperti apa. Sehingga tidak ada perbedaan antara yang besar, kecil, dan lain sebagainya. Tapi yang kecil diberikan tempat, fasilitas dan kesempatan. Sementara di Indonesia, peraturan banyak sekali. Mulai dari ijin tetangga, usaha, tenaga diesel, hingga penggunaan air,”papar Pudjianto di sela-sela acara Media Tour Alfamart di Bangkok, Thailand akhir pekan lalu.

Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahananta menjelaskan, ritel di Thailand tidak terlalu terbebani oleh adanya pungutan liar (pungli). Peritel di Thailand, kata dia, hanya membayar pungutan sekitar Rp6.000 kepada aparat keamanan untuk biaya kebersihan. 
 
“Jadi bukan diberikan kepada preman. Selain itu, di sepanjang jalan di Thailand, juga memberikan kesempatan bagi pedagang kaki lima dan UKM. Dari sisi budaya, kita memang sama dengan Thailand. Tapi, dari segi penanganan ritel berbeda. Di Thailand, orang bebas tawar menawar tanpa merasa takut,”tegas Tutum.

Di Thailand, menurut Tutum, tidak terdapat masalah persaingan antara ritel moderen dan tradisional. Sementara di Indonesia, hadirnya ritel modern terutama mini market masih menjadi perdebatan.
 
"Pembinaan UKM di Thailand sangat sukses. Itu sangat menyolok dan berbeda dengan Indonesia,"tegas Tutum.

Lebih lanjut, Pudjianto mengatakan, ritel moderen dan tradisional di Thailand bisa hidup bersama. Sehingga, kata dia, pertumbuhan industri ritel di Thailand cukup bagus dan selangkah lebih maju dari Indonesia. (mrt)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya