JAKARTA - PT Bisi International Tbk (BISI) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp25,7 miliar pada tahun ini.
Demikian hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur perseroan, Jemmy Eka Putra, kala ditemui dalam acara RUPST, Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (6/6/2011).
Lebih lanjut Jemmy menambahkan bahwa capex kali ini akan digunakan oleh perseroan untuk membeli mesin packing benih dan mesin packing pestisida.
"Kita membeli mesin packing benih itu untuk meningkatkan kecepatan dan kapasitas produksi dan kecepatan dimana untuk mesin packing yang baru ini dalam waktu satu menit bisa menghasilkan 70 sachet,"paparnya.
Adapun anggaran dari capex tersebut untuk membeli mesin packing benih dan pestisida ini adalah sejumlah Rp2,9 miliar dimana perseroan masing-masing membeli dua mesin packing benih dan dua mesin packing pestisida.
Selain membeli mesin, perseroan juga berencana untuk membangun green house seluas 30 hektar (ha) dengan anggaran Rp12 miliar atau sekira Rp400 juta per ha.
Pada green house ini nantinya, perseroan akan berencana untuk menanam benih cabe hybrida yang diharapkan dengan adanya tambahan green house yang baru ini seluas 30 ha bisa memiliki kapasitas 12-15 ton per tahun dari semula hanya enam ton per tahun.
Perseroan menuturkan bahwa pembangunan green house yang berada di wilayah kediri dan Malang ini pembangunannyak sudah dimulai dari awal tahun 2011 ini, dan diperkirakan pada bulan ini pembangunan tambahan green house ini sudah bisa selesai pada bulan Juni 2011 ini.
Sementara itu, sisa daripada capex tersebut akan digunakan perseroan untuk dilakukannya maintenance seperti jika ada peralatan yang rusak seperti komputer, mobil dan lain-lain.
(Andina Meryani)