JAKARTA - Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mempersilakan PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) untuk mengajukan proposal yang nantinya akan dipergunakan untuk merestrukturisasi PT Merpati Airlines.
"Jadi kalau saya (sedang) menunggu PT PPA bersama Menteri BUMN untuk sampaikan proposal dan kita kemudian bahas," ujar Agus Marto kala ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/6/2011).
Setelah proposal tersebut sampai, lanjut Agus, nantinya akan diputuskan kemabli bersama mitra kerja di Parlemen. "Kalau sampai sudah bahas oleh Komite restrukturisasi nanti tinggal kita bawa ke DPR untuk finalisasi," imbuhnya.
Agus menjelaskan, nantinya restrukturisasi Merpati akan dikombinasikan dengan penyertaan modal negara (PMN) dan sub loan agreement (SLA).
"SLA itu kan seperti pinjaman, dari China itu kan harus dibukukan dalam bentuk SLA kemudian kombuisanasi dengan PMN sendiri karena perlu ada tambahan dana bagi Merpati dan restrukturisasi daripada Merpati," papar Agus.
Sebelumnya, Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan akan menggunakan PT PPA untuk menyelamatkan PT Merpati Airlines. Mustafa menjelaskan, kondisi Merpati berbeda dengan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Ini karena Merpati sudah mengalami bleeding cukup lama, karenanya perlu upaya khusus untuk menyehatkannya.
"Kalau Garuda kita selamatkan dengan cara IPO. Kalau Merpati mudah-mudahan dengan Penyertaan Modal Negara (PMN)," ujar Mustafa. (and)