Genjot Ekspor, Pengusaha Manfaatkan ACFTA

Gina Nur Maftuhah, Jurnalis
Jum'at 01 Juli 2011 15:27 WIB
Ilustrasi: Kalkulator
Share :

JAKARTA - Pemerintah yakin pengusaha Indonesia semakin bisa memanfaatkan peluang perdagangan dari Asean-China Free Trade Area (ACFTA) untuk meningkatkan ekspor nonmigas.

"Saya yakin pengusaha kita. Semakin bisa menggunakan ACFTA dalam membuka perdagangan kita dengan China, karena selama periode Januari-April ini kinerja ekspor nonmigas kita ke China mencapai USD 7 miliar atau naik sebesar 39,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ungkap Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh dalam konferensi pers tentang kinerja ekspor impor di kantornya, Jakarta, Jumat (01/07/2011).

Meski neraca perdagangan Indonesia-China masih defisit sebesar USD 2,7 miliar, atau naik USD0,6 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu, peningkatan defisit ini menurutnya didominasi oleh impor bahan baku atau penolong yang dapat menciptakan kenaikan ekspor.

"Struktur impor dari China didominasi bahan baku penolong sebesar 75,3 persen, barang modal sebesar 17 persen dan barang konsumsi 7,7 persen. Dengan impor bahan baku penolong yang semakin besar, akan mendorong ekspor produk jadi juga," lanjutnya.

Sebagai informasi, nilai impor bahan baku penolong dari China pada Januari-Mei ini mengalami kenaikan USD4,3 miliar dan barang modal sebesar USD2,5 miliar dari periode yang sama di tahun lalu.

Sementara nilai ekspor produk industri Indonesia ke China selama Januari- April lalu mencapai USD3,1 miliar atau naik 55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor produk pertanian Indonesia ke China juga naik 51,4 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu menjadi USD96,3 juta.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya