Produksi Ban 2011 Turun 9%

Sandra Karina, Jurnalis
Selasa 27 September 2011 15:10 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Produksi ban mobil hingga akhir tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan sekira 9,23 persen menjadi 47,2 juta unit dibandingkan tahun lalu yang sebesar 52 juta unit.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Ban Indonesia (APBI) Aziz Pane mengatakan, hal itu terjadi karena adanya penurunan permintaan di segmen pabrikan dan original equipment manufacturer (OEM).

International Rubber Study Group (IRSG) mencatat, produksi ban mobil dunia diperkirakan mencapai 1,61 miliar unit pada tahun ini, atau naik dari tahun lalu yang sebesar 1,50 miliar unit. Pertumbuhan produksi di India dan China mencapai sekira 20 persen selama delapan bulan pertama di 2011.

IRSG memperkirakan, penurunan produksi ban di Indonesia terjadi karena ada stok yang lebih besar di 2010. Pada 2010, sisa produksi ban mobil mencapai 2,44 juta unit, sedangkan produksi tahun ini diperkirakan 360 ribu unit. Hingga akhir 2011, total stok diprediksi mencapai 2,8 juta unit.

“Pada 2010, produksi ban memang luar biasa besar. Pasar domestik dikejutkan oleh membeludaknya penjualan mobil dan motor sehingga pabrikan automotif mengonsumsi lebih banyak. Saat ini, kondisinya berubah, produksi ban turun,” kata Azis di Jakarta, Selasa (26/9/2011).

Menurutnya, perkiraan kenaikan volume penjualan mobil dan motor di 2011 yang tidak terlalu signifikan dapat mendorong produsen ban untuk menjaga volume produksi. Di sisi lain, produsen ban memanfaatkan stok produksi yang belum terjual untuk memenuhi permintaan yang tinggi.

Sementara itu, IRSG memperkirakan, ekspor ban Indonesia hingga akhir 2011 mencapai 35,2 juta unit, atau naik tipis dibandingkan 2010 yang sebesar 35,12 juta unit. APBI mencatat, ekspor ban pada Agustus 2011 turun 13,7 persen menjadi 2,83 juta unit dibandingkan Juli 2011 yang sebesar 3,28 juta unit.

IRSG memperkirakan, produksi ban motor naik 16,25 persen menjadi 46,5 juta unit pada 2011 dibandingkan 2010 yang sebesar 40 juta unit.

Adapun produksi ban motor segmen OEM naik 32,44 persen menjadi 20 juta unit dari 15,1 juta unit tahun 2010. Untuk segmen replacement naik 6,42 persen menjadi 25 juta unit dibandingkan 2010 yang sebesar 23,49 juta unit.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya