Kembangkan IT, Asuransi Sinar Mas Siapkan USD5 juta

Erichson Sihotang , Jurnalis
Jum'at 30 September 2011 14:51 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - PT Asuransi Sinar Mas (ASM), asuransi kerugian milik grup Sinar Mas, mengaku menghabiskan sekira USD5 juta untuk menyiapkan infrastruktur dan kebutuhan teknologi informasi (TI) dan jaringan pemasaran asuransi secara online.

Direktur ASM Dumasi Marisina Magdalena Samosir menjelaskan, perseroan memang tengah menggalakkan penjualan produk-produk asuransi secara online, baik itu produk simas sepeda, dan simas mobile yang dapat diakses melalui situs resminya.

Dumasi menambahkan, penjualan secara online ini baru dimulai beberapa bulan belakangan. Setidaknya dengan mengandalkan penjualan online, perseroan telah mengantongi pembelian premi sekira Rp100 juta. Adapun polis yang dibeli, kata dia, umumnya merupakan polis simas mobil standar, dan simas sehat.

"Kita memang masih baru dan baru grand launching tapi sudah mulai diintegrasikan ke website kita dan sudah ada yang beli. Kita akan kembangkan karena ini jalur yang efisien," ujarnya di sela-sela peluncuran Simas Mobil Bonus-Asuransi Sinarmas, di Jakarta, Jumat (30/9/2011).

Menurut Dumasi, besarnya dana investasi tersebut disebabkan sistem komputerisasi yang dibangun secara inhouse atau diproduksi sendiri. "Kita besar di data center, mesin-mesin dan development tim yang terdiri dari 60 orang untuk developer TI. Jadi kita bangun sendiri dan tidak beli utuh, semua termasuk jaringan online cabang," ungkapnya.

Selain mengembangkan penjualan online, ASM juga meresmikan Call Center barunya dengan kapasitas lebih dari 150 tenaga telemarketing. Semua dimaksimalkan guna menunjang penjualan produk-produk Personal Lines seperti produk 'sinar mobil bonus' yang baru diluncurkan.

Selain itu, untuk melayani kebutuhan asuransi masyarakat, ASM juga telah memiliki 93 jaringan pemasaran terdiri dari 30 Kantor Cabang, 62 Kantor Pemasaran, dan satu Kantor Cabang Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya