JAKARTA - Digesernya menjadi menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Mari Elka Pengestu kemungkinan akan menambah satu direktorat jenderal khusus ekonomi kreatif.
"(Target 100 hari) tentu pertama membuat organisasi baru sehingga bener-bener ekonomi kreatif jelas keberadaannya di kementerian baru ini dan tentunya merampungkan anggaran. Saya belum terbayang, kemungkinan besar harus ada dirjen ekonomi kreatif," jelas Mari di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/10/2011).
Dia menjelaskan, untuk pariwisata dan ekonomi kreatif sudah ada cetak biru yang dibuat pada 2008 lalu.
"Diperkirakan saya diminta menjadi koordintor dan menerapkan cetak biru sudah ada target 2009 sampai 2014. Misal kontribusi terhadap PDB, terhadap ekpsor, lapangan kerja, ini potensi luar biasa mengapa kreatifitas tidak ada mantinya," jelas dia.
Sesuai dengan cetak biru, Mari yang dikabarkan pada pekan lalu untuk akan digeser mengatakan Indonesia memiliki kontribusi dari ekonomi kreatif saat ini 7,6 persen atau Rp140 triliun dan ekspor 10 persen dari sumbangan ekonomi kreatif, tenaga kerja 7,7 juta atau tujuh persen dari tenaga kerja.
(Widi Agustian)